Asma adalah satu penyakit turunan. Jika orang tuanya atau kakek-neneknya asma, kemungkinan seseorang bisa mendapat penyakit asma. Gejala penyakit Asma adalah orang sukar bernapas hingga berbunyi (mengi/bengek) karena saluran pernafasannya menyempit akibat lendir yang disebabkan alergi.
Sekitar 7% penduduk dunia (300 juta jiwa) menderita penyakit asma. Di AS, 4.000 orang tewas setiap tahun karena asma.

Asma adalah penyakit menahun/kronis. Menurut ilmu kedokteran Modern tidak bisa disembuhkan. Namun gejalanya bisa dikurangi.
Penderita Asma juga harus menghindari faktor alergi yang bisa menyebabkan asma seperti debu, kapuk, bedak, udara dingin, dan sebagainya. Tertawa atau kecemasan yang berlebihan juga harus dihindari. Faktor alergi tersebut mungkin berbeda-beda untuk tiap orang.
Penulis sendiri sejak kelas 2 SD hingga kelas 6 SD menderita penyakit Asma yang cukup hebat. Hampir tiap bulan bolak-balik ke Internist Dr. Pradono di bilangan Kampung Melayu. Bahkan pernah merasakan disuntik 2 kali seminggu selama 6 bulan agar asmanya sembuh. Vicks Inhaler dulu jadi teman setia. Namun alhamdulillah sejak SMP, penyakit Asma tersebut boleh dikata nyaris tidak menyerang lagi. Apa rahasianya? Saya akan paparkan di sini.
Satu ketika saat di kelas 6 SD ada teman yang mengajak lari pagi. Entah kenapa, saya jadi ketagihan sehingga lari pagi hampir setiap hari sejauh kira-kira 4 km dengan waktu sekitar 30 menit. Saat lari, nafas diatur. Tarik nafas pelan-pelan, kemudian mengeluarkannya secara perlahan. Kecepatan lari pun tidak terlalu kencang karena akan mengakibatkan anda cepat cape. Jika anda capek, jalanlah selama 2-5 menit.
Jika anda belum pernah berolahraga, mulailah secara bertahap agar tidak kaget/pegal. Jangan lari pagi langsung 3 km. Tapi mulai saja dengan 200 meter. Besoknya baru ditambah 100 meter, dst. Awali dengan pemanasan jalan kaki sekitar 5 menit, baru lari pagi. Kalau mengangkat besi juga begitu. Meski anda sanggup mengangkat 30 kg, mulailah dengan 20% dulu yaitu 6 kg saja dengan pengulangan 10 x dan jumlah set 3-5 x. Kemudian naikkan secara bertahap sebanyak 2 kg.
Alhamdulillah karena sering lari pagi, akhirnya paru-paru pun menjadi kuat. Ketika di SMP diadakan lomba lari jarak jauh setiap bulan, saya biasa jadi juara ke 2 (sebab juara pertamanya memang maniak olahraga..:). Satu ketika saya cek lagi ke Dr. Pradono dengan hasil rontgent terbaru, Dr. Pradono kaget betapa foto paru-paru saya yang dulu banyak flex-nya, sekarang begitu bersih.
Memang orang sering beranggapan bahwa penderita Asma tidak boleh capek. Ini separuh benar. Biasanya yang membuat asma kambuh itu adalah gerakan dengan nafas yang tidak beraturan seperti bermain, bekerja keras, lari cepat, sepak bola, dan sebagainya.
Tapi jika nafasnya diatur seperti menarik nafas panjang-panjang kemudian mengeluarkannya sampai habis dengan berirama seperti pada lari pagi, berenang, atau pun angkat besi, justru itu membuat paru-paru kita lebih kuat. Bahkan ada juara dunia renang yang ternyata merupakan mantan penderita asma. Selain lari pagi, anda juga bisa mencoba olahraga renang. Olahraga angkat besi / fitness juga tidak masalah. Saya rutin melakukannya 2-3 kali seminggu.
Sejak rajin lari pagi hingga saat ini boleh dikata saya hampir tidak pernah kena asma lagi. Agar tidak justru bertambah sakit ketika berolahraga, ada baiknya anda berlatih dengan memakai pelatih olahraga misalnya di Klub Asma, Klub Renang, atau Fitness Center.
Selain berolahraga, anda juga harus mengenal zat-zat yang bisa menimbulkan alergi sehingga hidung anda jadi ingusan yang akhirnya nanti merambat ke tenggorokan anda. Saya mencoba menghindari debu, bedak, dan juga kapuk. Untuk itu bantal dan tempat tidur saya menggunakan busa/dakron.
Udara dingin juga bisa menimbulkan asma. Untuk mengatasinya, saya biasanya berolahraga. Tapi jika si kecil anda begitu, bisa dioleskan balsam Vicks atau Transbulmin. Beri dia pakaian yang tebal/selimut. Hindari juga tempat yang lembab.
Saya juga pernah berobat gurah ke ahli Gurah di rusun Tanah Abang. Alhamdulillah selama 1 jam lendir mengalir dari mulut dan hidung meski saya tidak sedang pilek. Warnanya hijau dan kecoklatan. Esok harinya, nafas saya begitu lega dan lapang.
Sekarang paling-paling saya hanya mengalami flu atau pilek yang saya obati sendiri dengan obat Dexamethazone (3×1/hari) dan Amoxycillin (3×1/2/hari). Untuk expectorant (pencair dahak) bisa menggunakan obat sirup Molapect. Tapi penggunaan obat ini harus hati-hati dan dilakukan jika perlu saja.
Cobalah minum madu setiap hari agar stamina tubuh anda jadi lebih kuat.
Referensi:
http://en.wikipedia.org/wiki/Asthma
Olahragawan Penderita Asma
Yang juga ditetapkan sebagai perenang terbaik adalah Sari Yulianti Saad, 14 tahun, dalam KU II. Putri ke-3 Ir. Saad yang baru duduk di kelas II SMP Negeri 40 Jakarta, ini menumbangkan rekor 200 m gaya dada atas nama Anita Saparjiman yang sudah bertahan 7 tahun. Waktunya 2:54,17, sedang rekor lama 2:56,28. Ia juga menumbangkan nomor 100 m gaya dada atas namanya sendiri. Rekor lama 1:2092 diperbaiki menjadi 1:20,53.
Berenang adalah olahraga satu-satunya buat Sari. Umur 4 tahun ia masuk klub Tirta Kencana Jakarta. Itu pun bukan karena hobi. Kakaknya, Fifi yang waktu itu berumur 6 tahun sakit asma. Oleh dokter dianjurkan berenang agar asmanya tak kambuh. Sejak itu, putri keluarga Saad diajak ke kolam semua. Yang menonjol ternyata Sari.
http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/1982/08/21/OR/mbm.19820821.OR47236.id.html
Berenang, dari Olah Raga Hingga Terapi
Sebagian orang tua lainnya, mengirim anaknya ke kolam renang sebagai terapi bagi penyakit asma yang diderita buah hati. Untuk terapi asma ini, dr. Ina Rosalina, Sp.A.K. , M.H.Kes. menegaskan, berenang memang bisa membantu penderita tetapi bukan mengobati. “Lebih untuk membantu mencegah asma kambuh,” kata Ina.
Menurut Ina, karena daya tahan tubuh meningkat, kemungkinan kambuh asma menjadi berkurang. “Berenang bagus untuk penderita asma, karena mampu memperkuat otot-otot organ penapasan yaitu paru-paru,” tutur Ina.
http://newspaper.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&id=21359
Asma, beberapa kesalahan anggapan
Setelah gabung dengan klub Asma dan sering diskusi dengan dokter-dokter di klub Asma RS Persahabatan, ada beberapa sikapku yang berubah dalam menjalani hidup bersama asma.
Saya sendiri mengalami serangan asma mulai kelas 1 SMP. Saat pembentukan unit drum Band di sekolah, pelatih drum band melarang siswa dengan penyakit tertentu untuk ikut latihan. Di antaranya penyakit asma. Saya sengaja tidak mengaku asma saat mendaftar. Sebagian justru karena keinginan untuk membuktikan bahwa penderita asma sanggup untuk beraktivitas berat. Karier drum band saya justru membuktikan bahwa bahkan saat memegang Bass Drum yang paling gede dengan aktivitas atraksi yang sedemikian berat saya tidak pernah mengalami serangan asma.
Tahukah anda, bahwa Johnny Weismuller si pemeran Tarzan (versi klasik) dan Jungle Jim yang mantan juara renang di Olympiade adalah penderita asma. Demikian juga kampiun Olympiade renang Amerika lainnya, Mark Spitz. Atau juga Wanita (saya lupa namanya) pemegang rekor ketinggian untuk pendakian gunung Himalaya dari Indonesia. Atau pak Basofi Sudirman yang setamat AKABRI pernah diterjunkan di belantara Papua. Kesimpulannya, asalkan tahu dan melaksanakan kiat manajemen pengendaliannya, penderita asma tidak perlu takut untuk beraktivitas fisik yang berat.
http://jromadhan.multiply.com/journal/item/43/Asma_beberapa_kesalahan_anggapan_
Prestasi Ganda Jessica di Kolam Renang
KETEKUNAN Jessica P. Laurens ‘bermain air’ di kolam renang ternyata tidak hanya berhasil melenyapkan penyakit asma yang dideritanya, tetapi juga berujung pada prestasi. Sejumlah medali emas dari berbagai kejuaraan renang diraihnya dengan gemilang. Semua itu, membuat putri pasangan Jemmy Laurens dan Maria Suryanto ini makin terpacu menorehkan prestasi demi prestasi lagi.
‘’Awalnya saya tidak punya keinginan menjadi seorang perenang. Waktu itu saya menderita asma, dan teman-teman menganjurkan agar ikut latihan renang untuk menyembuhkan penyakit yang saya derita. Dan itu terbukti. Dalam kurun waktu 2 tahun, asma saya hilang,’’ ujar dara berparas manis ini.
http://profilesmakassar.blogspot.com/2008/10/prestasi-ganda-jessica-di-kolam-renang.html
Athletes With Asthma
Former NFL star Jerome Bettis has battled asthma since he was 15.
Even with asthma, Kaitlin Sandeno set world records in swimming.
Jerome Bettis
The way Jerome “The Bus” Bettis used to effortlessly plow through defenses, you would never know he had asthma. The Bus ended up having a storybook 12-year NFL career, which including six Pro Bowls and a Super Bowl championship in 2006. Jerome was diagnosed with asthma when he was 15 years old. Bettis admits that he was concerned that he would no longer play sports, but his parents encouraged him to keep playing football but also listen to the doctors. Bettis maintained an effective asthma program throughout high school, but admits to being lazy about it after that. That almost cost him his life, as he had a serious asthma attack during an NFL game in 1997. After that scare, Bettis started taking his ailment more seriously and now serves as an advocate for handing asthma responsibly. He is part of the Asthma All-Stars Program – which encourages people to live lives with asthma without limits. It also teaches people to work with a doctor to create an asthma action plan.
Jerome Says…
“A lot of times, asthmatics don’t understand control. They may think their condition is not that bad. But asthma is so unpredictable. …I’m urging people with asthma to confer with their doctors to get a game plan.”
Kaitlin Sandeno
Kaitlin Sandeno is one of the best swimmers on the planet. She was part of the U.S. 800-meter freestyle relay team that won gold and set a world record at the 2004 Olympic Games in Athens. At those Olympics, she also won a silver and bronze medal in individual events. The 25-year-old California native, first discovered she had asthma as a 12-year-old. But with hard work and good medical care, Kaitlin is a world class athlete. She is currently a spokeswoman for asthma awareness and the perfect role model for young athletes with the medical condition.
Kaitlin Says…
“Nobody’s really educated about asthma and I’m really glad I can help spread awareness. It’s great to be able to tell people, ‘I’m an Olympic athlete and I can still pursue an athletic career.’ I really enjoy talking about it and doing on-camera interviews, because that’s something I want to do after my swim career.”
Other Athletes With Asthma
# Jackie Joyner-Kersee – Legendary female track athlete who won six medals throughout her Olympic career.
# Dennis Rodman – One of the greatest rebounders in NBA history. Rodman also won six NBA championships.
# Amy Van Dyken – A six-time Olympic gold medal winner in swimming. She has graced the cover of Sports Illustrated, Time and USA Today.
http://www.kidzworld.com/article/12999-athletes-with-asthma
Alamat Klub Asma
Daftar Alamat Klub-Klub Asma Se-INDONESIA
Jadwal Kegiatan Senam
| NO. | WILAYAH | NAMA KLUB ASMA | ALAMAT KLUB | TELEPON | JADWAL SENAM | |
| 1. | Jakarta Timur | a. RS. Persahabatan | Jl. Raya Persahabatan No.1 | (021) 4786 9870 | Minggu | jam 07.00 |
| Rawamangun | ||||||
| b. RS. Polri | Jl. Raya Bogor | (021) 809 4005 | Jum’at | jam 07.00 | ||
| Kramat Jati | ||||||
| c. RSUD Pasar Rebo | Jl. Letjen TB Simatupang | (021) 8400109 | Sabtu | Jam 07.00 | ||
| No. 30 | ext. 169 | |||||
| d. RSUD Budhi Asih | Jl. Dewi Sartika Cawang III | (021) 8090282 | ||||
| No. 200 | ext. 150 | |||||
| e. RS AURI | Jl. Merpati No.2 | (021) 9019151 | Jum’at | jam 07.00 | ||
| Halim Perdana Kusuma | ||||||
| f. RS Mitra Keluarga | Jl. Raya Jatinegara Timur | (021) 2800888 | Sabtu | jam 07.00 | ||
| Internasional | No. 85-87 | |||||
| g. Daerah Binaan Klender | Jl. A1 No.14 Kp. Kapitan | (021) 8612152 | Minggu | Jam 07.00 | ||
| Rt.014/04 Klender | ||||||
| h. Daerah Binaan Yayasan | Jl. Pisangan Lama III No. 2B | (021) 4893740 | Minggu | Jam 07.00 | ||
| Miftahul Jannah | Rt.01/06 | 4890055 | ||||
| 2. | Jakarta Pusat | a. RSPAD Gatot Soebroto | Jl. Abd. Rachman Saleh | (021) 3441008 | Selasa & | jam 07.00 |
| No. 24 | ext. 5300 | Jum’at | ||||
| b. RS PGI Cikini | Jl. Raden Saleh No. 40 | (021) 337257 | Minggu | jam 07.00 | ||
| 336961 | ||||||
| c. RS Pertamina Jaya | Jl. Jend. A. Yani No. 2 | (021) 4211911 | Sabtu | jam 07.00 | ||
| ext. 4251 | ||||||
| d. RS St. Carolus | Jl. Salemba Raya No. 41 | (021) 3904441 | Jum’at | jam 07.00 | ||
| ext. 2487/2489 | ||||||
| e. RS Islam Jakarta | Jl. Cempaka Putih Tengah I | (021) 4244208 | Kamis | 07.00 | ||
| 4206682 | ||||||
| 3. | Jakarta Selatan | a. RS Pusat Pertamina | Jl. Kiai Maja 43 | (021) 7219206 | Sabtu | Jam 07.00 |
| Kebayoran Baru | ||||||
| b. RSU Fatmawati | Jl. Fatmawati – Cailandak | (021) 7660552 | Minggu | jam 07.00 | ||
| 7501524 | ||||||
| Ext. 350 | ||||||
| c. RS Tebet | Jl. MT. Haryono No. 8 | (021) 8307540 | Minggu | jam 07.00 | ||
| d. RS Puri Cinere | Jl. Maribaya Blok S-11 | (021) 7545488 | Minggu | jam 07.00 | ||
| No. 1-10 Cinere | ||||||
| e. Jakarta Respiratory | Jl. Sultan Iskandar Muda | (021) 7244560 | Sabtu | jam 07.00 | ||
| Center (JRC) | No. 66 A | 7228126 | ||||
| f. Klinik Manggala | Gedung Manggala Wanabakti | 5730275-76 | Selasa & | jam 07.00 | ||
| Wanabakti | Lt. 1 Blok VII | Jum’at | ||||
| Jl. Gatot Soebroto | ||||||
| 4. | Jakarta Utara |
RSUD Koja
|
Jl. Deli No. 4 | (021) 498478 | Sabtu | jam 07.00 |
| Tanjung – Priok | 43552401 | |||||
| 5. | Jakarta Barat | a. RS Pelni Petamburan | Jl. Aipda KS Tubun 92-94 | (021) 5306901 | ||
| ext. 1249 | ||||||
| b. RS Permata Hijau | Jl. Raya Kebayoran Lama | (021) 5305288 | Sabtu | jam 07.00 | ||
| No. 64 | ext. 313 | |||||
| c. RS Graha Medika | Jl. Raya Perjuangan | (021) 5300887-89 | ||||
| Kebon Jeruk | ||||||
| 6. | Tangerang | RSU Tangerang | J. A. Yani No. 9 | (021) 5523507 | Rabu & | jam 07.00 |
| 5512946-48 | Sabtu | |||||
| RS Internasional Bintaro | Jl. MH. Thamrin Blok B3 | (021) 7455500 | Sabtu | jam 07.00 | ||
| No.1 Sektor 7, Kawasan | ext. 1159 | |||||
| Niaga Bintaro Jaya | ||||||
| 7. | Bekasi | RS Mekar Sari | Jl. Mekar Sari No. 1 | (021) 8802641 | Kamis | jam 07.00 |
| 8801891 | ||||||
| 8. | Jawa Barat | |||||
| Bandung | a. Balai Pengobatan Pe- | Jl. Cibadak 214 | (022) 6011523 | Minggu | jam 07.00 | |
| nyakit Paru-paru (BP4) | ||||||
| b. RSTP Cipaganti | Jl. Bukit Jarian 40 | (022) 2031427 | Minggu | jam 07.00 | ||
| 2034446 | ||||||
| c. RS Immanuel | Jl. Kopo 161 | (022) 5201656 | Minggu | jam 07.00 | ||
| 5201672 | ||||||
| d. RS Santo Yusup | Jl. Cikutra 7 | (022) 7208172 | Minggu | jam 07.00 | ||
| 7202419 | ||||||
| 9. | Cirebon | RSUD Gunung Jati | Jl. Kesambi 56 | (0231) 206330 | Minggu | jam 07.00 |
| 203336 | ||||||
| 10. | Sulawesi Selatan | |||||
| Makasar | a. Balai Pengobatan | Jl. Pettrarani | ||||
| Penyakit Paru-paru | depan PU | |||||
| b. RS Wahidin Sudirohu- | Km 10 Tamalanrea | (0411) 510677 | ||||
| sodo | ||||||
| c. RS Labuang Baji | Jl. Ratulangi | (0411) 872120 | ||||
| d. RS Jiwa Dadi | Jl. Lanto Dg. Pasewang 34 | (0411) 872167 | ||||
| e. Studio 21 | Jl. Unta Baru 19 | (0411) 874470 | ||||
| f. RS Akademis Yauri | Jl. Bulu Sarang | (0411) 317343 | ||||
http://www.infoasma.org/tabel.html
DIarsipkan di bawah: Kesehatan | Ditandai: Asma, Asthma, obat asma, Penyakit Asma






informasi yg berguna, ntar saya copas dan simpan dulu, lagi sesak nih napasku (actual). salam dan thanks.
mudah2an berhasil ya.. sesak nafasnya udah mulai agak parah nih, masak buat ngepel lantai aja bisa kumat.. tapi berlaku buat yg dah berumur 23thn gak??
Cobanya pelan2 dulu. Jalan dulu 100-200 meter, baru jogging 100 meter. Nafas diatur (tarik dan keluar nafas secara berirama). Kalau perlu konsultasi dgn yg biasa lari pagi (asal jangan justru diajak balapan…:).
sy trmsk pndrta asma,,klo anda jg pndrt asma mngkn resep sy brmmfaat:Ambil daun putri malu 1 GNGGAM,cuci bersih,kmdian blender + 1gls air panas,stlh hlus saring nah pas msh hngt dminum dech..ya mngkn prtm anda muntah.lakukan dg rutin..tp INGAT jgn smpi bunganya terbawa loch karena itu racun..insyaallah klo rutin anda akan sembuh..GOOD LUCK!!!!
katanya kalau berenang bisa menyembuhkan asma, tapi kalau aku habis berenang koq malah jadi sesak nafas. gimana nich………….?
@Ajeng: Mungkin mbak Ajeng lebih baik ikut klub Asma atau klub renang agar berenangnya lebih teratur. Agar sembuh dari Asma, gerakan dan nafas (tarik dan keluar nafas) harus berirama/teratur. Sehingga paru2 jadi kuat dan lebih tahan terhadap serangan asma.
Jika tidak teratur, maka justru mengundang penyakit asma.
Silahkan lihat keterangan tambahan di atas. Beberapa juara renang bahkan pernah mengidap penyakit asma. Jika dilakukan dengan benar, insya Allah renang bisa menyembuhkan penyakit asma.
Thnks y info2 d ataz. Tp ak heran,asma ku ini kmbuhnya kok hnya dr jm3 pg smpe jm 1/2 6 pg,knp y? ItUpun gk tiap hri. Tlg ksh tw,knp y
Asma kambuh dari jam 3 pagi sampai jam 5:30 pagi?
Pada saat itu udara sedang dingin-dinginnya. Udara dingin juga bisa memicu penyakit asma.
Agar tidak kena asma karena udara dingin, anda bisa menyekat ventilasi dengan fiber sehingga udara dingin di luar berkurang (tapi sisakan sedikit agar udara segar tetap masuk).
Anda juga bisa minum teh hangat/air putih hangat agar tubuh anda hangat. Kemudian coba pakai selimut dan baju tidur yang lengan panjang dan celana panjang. Perhatikan bahannya yang anda tidak alergi dengannya seperti wool.
Kalau asma anda kambuh dan terbangun, coba olahraga sekitar 1 jam misalnya sit up 5 set masing2 10 kali. Tiap set istirahat 1-2 menit. Kemudian lakukan squat. Posisi awal berdiri tetap, kemudian kaki dibengkokan hingga jongkok dengan paha sejajar lantai. hitungan set dan repetisi sama. Kemudian push up juga 5 set. Atur nafas dengan menarik nafas dalam-dalam ketika tidak begitu mengeluarkan tenaga (misalnya ketika sedang turun pada saat squat/push up) dan mengeluarkannya ketika mengeluarkan tenaga (saat naik).
Anda juga bisa menggunakan balsem Vicks untuk dibalurkan ke seluruh tubuh.
aq sblmnya ga pernah sesak,tapi setelah aq malahirkn anak ke2 jadi sering batuk sesak.
Yg aq mau tanya kenapa setiap minum obat sesakny sembuh tapi malah mual N’ muntah yg sangat hebat…??sampe hrs bolak balik opnam ?? help me…
aq asma sejak umur 2 bln tp dr 2bln sampe kls 6 SD ga prnah kmbuh,,,tp pas aq brenang lama,,justru kmbuh dan sejak kls 6 SD tu,,asma Q sering kmbuh,,,sampe sekarang AQ mnjadi mhasiswi,,pernah 2X drawat di rumh skt.klo olah raga byr sehat malah sesek,,,trus klo mnum obt isep,mlm hari,,,bsok pgi’a smbuh tp knp bsk mlm’a sesek lg yup?palagi klo pilek,,,typ hari kya gtu,,,sehari sembuh,,bsk’a kmbh lg!da ga cara byr ga ganpang flu?jd asma’a jg jarag kmbuh??????
mksih…
Aq asma sjak umur 2 tahun.yg namanya pengobatan udah keluar masuk rumah sakit.menginjak umur 25 tahun saya menjadi parah,yg hanya kumat 1 bulan sekali skrg menjadi 3 x 1 minggu.sy pernah renang {walau saya tak bisa renang} ya setidaknya melatih paru2,karena tekanan udara didlam air membuat sy kumat dan saya kapok untk berenang {yg ada nanti gengelam}.sy skrg minum obat metthylprednisolone.tp skrg tkut untk menimumnya karena bisa menyebabkan kering rahim.skrg tkut untk meminum obat apapun krn tkut efek samping.ada ngak sih obt asma yang aman?.skrg sy setiap mlam bengek mulai jam 10 mlam sampe jam 6 pg.sy jg tkut mkan bnyak krn tkut gemuk,dan bsa menyebabkan sy sulit bernafas.
@Thia dan Maria: Apakah anda berolahraga tanpa arahan pelatih?
Jika tidak, sebaiknya bergabung dgn klub asma atau olahraga yang biasa melatih penderita asma.
Sebab dalam berolahraga, nafasnya (menarik dan mengeluarkan nafas) harus teratur dan berirama. Jika tidak, malah bisa berakibat buruk.
Oh mungkin karena aturan olahraga saya blm benar.cara mendapatkan club khusus asma gimana,apakah gerakan senam khusus asma berbeda?masalahnya kalo t4 senam byak tapi kebanyakan senam untk membentuk body.atw boleh ngak senam di tempat senam kayak itu?.trus untuk berenang apakah harus setiap hari dan apakah harus bisa berenang?.
thanx.. ya, akan aq coba dulu.
mmg sih agak jarang olahraga, sibuk kuliah & kerja.
tapi asma nya biasa datang nya malam klo lgi tidur, sangat menyiksa sekali………
Klub Asma ada di RS Persahabatan.
Saya sendiri tidak pernah ikut klub asma. Tapi pertama lari pagi juga diajari teman. Kira2 menarik nafas pelan2 sekitar 3-5 detik, kemudian mengeluarkannya lebih cepat sekitar 1-3 detik. Semakin panjang semakin baik.
Waktu ikut Fitness juga ada pelatihnya meski bukan pelatih khusus asma.
Yang penting belajar dulu sekitar 3-6 bulan dengan pelatih yang berpengalaman, setelah itu baru jalan sendiri.
@dumasari: coba dipikir waktu tidur apakah kasur anda dari kapuk? Kalau ya mungkin anda alergi terhadap kapuk, coba ganti dgn springbed/busa/dacron. Pastikan bersih dari debu.
Kemudian selimutnya apa dari wool? Jika ya, coba ganti selimut biasa dari katun.
Selain itu apakah suhu ruangan terlalu dingin? Misalnya di bawah 25 derajad celcius? Jika ya, kalau perlu matikan AC.
Coba juga minum air hangat agar tubuh anda hangat.
Saya sendiri jika nafas sesak karena kedinginan, langsung olahraga meski malam misalnya sit up 3×20, push up 3×20, angkat besi sekitar 1-2 jam sehingga badan jadi panas. Kalau perlu setelah subuh lari pagi sekitar 30 menit.
saya penderita asma,tapi saya perokok berat……saya bingung bgmn cara menghentikannya….pernah saya berhenti tapi malah asma saya lebih parah…kalau merokok asma saya tdk terlalu parah.asma nanti timbul kalau saya batuk berat….
mohon informasi klub asma di bandung untuk anak SD?
@Gusti: silahkan lihat di bagian bawah untuk klub asma.