Posted on Oktober 6, 2009 by nizaminz
Tata Nano memproduksi mobil seharga US$ 2500 atau sekitar Rp 24 juta karena pembuat Tata Nano merasa kasihan melihat banyak penduduk India yang tidak mampu beli mobil, akhirnya membawa istri dan anak-anaknya naik sepeda motor yang sangat tidak aman.
Balita duduk di depan, Bapak di belakangnya, kemudian anak-anak di tengah, setelah itu ibunya di belakang. Berapa [...]
DIarsipkan di bawah: Mobil Murah | Ditandai: Mobil Irit, Mobil Murah, Tata Nano | 8 Komentar »
Posted on Februari 6, 2009 by nizaminz
Setelah memproduksi mobil Kancil yang kurang sukses karena jaringan pemasaran kurang baik, kali ini PT INKA akan membuat mobil nasional GEA seharga Rp 40-50 juta. Saya lihat perusahaan yang jadi pemasarnya di internet cuma mencantumkan alamat kantor. Tidak ada website, nomor telpon atau pun fax yang bisa dihubungi.
DIarsipkan di bawah: Kemandirian Nasional, Prestasi Indonesia, Teknologi, Transportasi | Ditandai: INKA, Mobil GEA, Mobil Murah, Mobil Nasional, PT INKA | 89 Komentar »
Posted on Mei 29, 2008 by nizaminz
Dengan meroketnya BBM semakin besar pula pengeluaran untuk perjalanan anda. Bayangkan, jika sehari anda bepergian 40 km pulang pergi, jika memakai mobil anda harus mengeluarkan 5 liter bensin (untuk jakarta yang macet 1:8 itu cukup bagus) atau Rp 30 ribu sehari. Sedang untuk motor Rp 6.000.
Yang jadi solusi untuk perjalanan dalam kota adalah kendaraan listrik. Ada sepeda dan mobil listrik. Untuk sepeda anda cukup mengeluarkan Rp 100 untuk setiap 10 km. Jadi kalau anda hanya mengeluarkan Rp 400 jika naik sepeda listrik. Untuk mobil anda mengeluarkan rp 100 untuk setiap 1 km. Anda hanya mengeluarkan Rp 4.000 setiap hari.
DIarsipkan di bawah: BBM, Kemandirian Nasional, Prestasi Indonesia, Transportasi | Ditandai: hemat bbm, mobil listrik, sepeda listrik | 41 Komentar »
Posted on Maret 19, 2008 by nizaminz
Sebetulnya malas juga menulis masalah jalan berlubang ini. Toh sudah banyak yang menyuarakannya serta beberapa perbaikan sudah dilakukan.
Namun ternyata perkembangannya begitu lamban. Sebelumnya ada saling lempar tanggung-jawab antara Pemda DKI dengan Pemerintah Pusat cq Departemen Perhubungan Umum (PU). Gubernur Fauzi Bowo menganggap itu tugas Departemen PU karena yang rusak adalah Jalan Nasional. Bowo juga [...]
DIarsipkan di bawah: Jakarta, Transportasi | Leave a Comment »
Posted on Februari 18, 2008 by nizaminz
Inilah gambaran keamanan angkutan umum di Jakarta. Mikrolet banyak penodong. Bis dan metromini yang padat penumpang banyak copetnya. Sedang taxi, banyak rampok dan pemerkosanya. Kelihatannya Polisi tidak bisa berbuat banyak untuk mengatasi dan mencegah hal ini agar tidak terjadi.
Tips dari saya adalah gunakan taksi yang dapat dipercaya. Blue Bird meski harganya mahal cukup bisa dipercaya. [...]
DIarsipkan di bawah: Keamanan, Transportasi | 6 Komentar »
Posted on Januari 23, 2008 by nizaminz
Tidak banyak orang yang membahas mengenai hal ini, tapi banyak hal yang bisa dihemat jika Tata Kota dilakukan dengan baik.
Paling tidak 2 juta pekerja di Jakarta berasal dari luar kota Jakarta seperti Tangerang, Bekasi, Bogor, dan Depok. Jika sekali tempuh dari rumah hingga ke kantor masing-masing orang sejauh 50 km, maka pulang pergi mereka [...]
DIarsipkan di bawah: Pemborosan, Sumber Daya Alam, Transportasi | 3 Komentar »
Posted on Desember 19, 2007 by nizaminz
Menurut pengalaman saya, Taxi yang bagus saat ini adalah Putra, Express Taxi, Mega Kosti, dan Blue Bird. Kalau Putra, Express, dan Mega Kosti selain bagus juga murah harganya. Kalau Blue Bird agak mahal. Sekitar 1,5 kali lipat Taxi di atas.
DIarsipkan di bawah: Transportasi | Ditandai: Taksi yang Aman, Taxi yang baik, Tips naik Taksi yang aman, Tips Naik Taksi yang Bagus | 1 Komentar »
Posted on November 27, 2007 by nizaminz
Coba anda perhatikan angkutan umum di Jakarta, khususnya Bis-Bis besar, Metromini, atau Kopaja. Penumpang yang berdesakkan hingga ke pintu bukan hal yang asing.
Aneh rasanya memberlakukan kewajiban seat belt bagi penumpang kendaraan yang duduk dengan pintu terkunci sementara di kendaraan umum penumpang yang berdiri gelayutan hingga ke luar pintu dianggap hal biasa.
DIarsipkan di bawah: Keamanan, Transportasi | 1 Komentar »
Posted on November 8, 2007 by nizaminz
Ada beberapa faktor penyebab macet di Jakarta:
1. Waktu lampu hijau yang begitu cepat. Sering baru 4-5 mobil yang berjalan lampu sudah kembali merah. Padahal antrian bisa mencapai 1 km atau sekitar 200 mobil. Untuk hal ini mungkin solusinya adalah memperpanjang waktu lampu hijau di tiap tempat jadi 1,5 atau 2 menit. Contoh kemacetan ini adalah di lampu merah pertigaan jalan Otista III dengan Otista Raya.
DIarsipkan di bawah: Transportasi | Ditandai: Cara Mengatasi Kemacetan, Cara mengatasi kemacetan jakarta, Kemacetan Jakarta, Macet, Solusi Mengatasi Kemacetan | 16 Komentar »