Mahalnya Biaya Politik dan Perolehan Minimal Parpol Pendukung Calon Presiden

Saat ini di DPR sibuk diperbincangkan persentase suara minimal dari parpol/gabungan parpol yang bisa mendukung Calon Presiden Indonesia 2009 untuk maju.
Golkar mengusulkan angka 30%, PDIP mengusulkan 20%, sedang Parpol lain mengusulkan 15%, 10%, ada pula yang sebatas Electoral Threshold.
Pada angka 30%, maka para Capres jika bisa menggandeng Golkar juga harus mengandeng Parpol lain untuk maju. Kadang untuk “menggandeng” ini diperlukan banyak uang seperti kasus Pilkada di DKI baru-baru ini di mana seorang Calon Wakil Gubernur dimintai uang Rp 1,5 milyar hanya dari satu Parpol.

Sistem TI Pilkada untuk Mencegah Keributan Pilkada

Berbagai kericuhan Pilkada terjadi di berbagai daerah. Di Maluku Utara, Depok, Sulawesi Selatan, Pematang Siantar, Manggarai NTT Pilkada berakhir dengan keributan.

Sebab utama kericuhan itu hanya satu: PERBEDAAN PERHITUNGAN SUARA. Padahal sebab ini bisa diatasi dengan memakai Sistem TI (Teknologi Informasi) Pilkada yang caranya tidak beda jauh dengan Sistem TI Pemilu.
 
Yang paling sering terjadi adalah, [...]