Freeport: Awal Penjajahan Kompeni Baru di Indonesia

Sekarang banyak pejabat Indonesia dgn kedok globalisasi / mencari “Investor Asing” menjual kekayaan alam dan ekonomi Indonesia kepada para Kompeni baru di AS dan Eropa. Kekayaan alam dan ekonomi Indonesia dikuasai “Investor Asing”/Kompeni. Segelintir rakyat Indonesia beruntung jadi kuli kontrak/karyawan. Sementara mayoritas rakyat Indonesia hidup dalam kemiskinan karena kekayaan alam sudah dikuasai asing begitu pula [...]

Penjajahan Kompeni Dulu vs Sekarang

Kejadian thd suku primitif macam aborigin, maori, dsb kok seperti terhadi pada Indonesia ya? Kita diakui sbg pemilik negara Indonesia. Namun negara2 AS dan Eropa yg menguasai tanah beserta isinya di ladang2 minyak, gas, emas, perak, dsb. Akibatnya AS dan Eropa makmur sementara Indonesia miskin dan melarat. Kekayaan 3 perusahaan minyak AS seperti Chevron, Exxon, [...]

Khadafi Lawan Pemberontakan yang Didalangi AS?

Dari status FB KH Muhammad Arifin Ilham: K. H. Muhammad Arifin Ilham SubhanAllah,tdk ada mencampakkan siapapun, majlis juga bersedih dg keadaan ini,& trus berdoa u ayahanda Muammar, umat Islam yg wafat di Libya & seluruh keberadaan kaum muslimin di dunia ini.InsyaAllah nilai Amal jariyyah disisi ALLAH trus mengalir.Kputusan musyawah u kemaslahatan umat & kbrlangsungn harakah [...]

Royalti Emas dan Perak Papua: Freeport 99%, Indonesia 1%!

Bagaimana mungkin Indonesia bisa kaya jika kekayaan alamnya justru dikuasai oleh perusahaan-perusahaan dari Amerika Serikat? Jadinya AS kaya, Indonesia miskin. Dari Emas dan Perak di Papua, Freeport cuma memberi Indonesia royalti 1%. Freeport dapat 99%! Padahal BUMN seperti ANTAM dan juga para pengusaha Indonesia bisa kok mengolahnya. Bahkan sebetulnya mayoritas pekerja di sana adalah putra [...]

AS dan ADB Proyek Listrik Indonesia, TDL Naik?

Rencana Kenaikan tarif listrik sekitar 18% di bulan Juni ini terkesan pro rakyat kecil. Karena yang naik cuma 1300 watt ke atas. Untuk 450 dan 900 watt tetap. Sayangnya tidak demikian. Pertama, tidak jarang rakyat sulit mendapat listrik 450 watt. Alasannya “kosong”/”habis”. Sulit dipercaya, tapi demikian adanya. Sehingga rakyat beli dengan daya lebih besar.

Hentikan Menjual BUMN Strategis kepada Asing

Hentikan Menjual BUMN Strategis kepada Asing Selasa, 11 Agustus 2009 | 14:44 WIB MEDAN, KOMPAS.com — Ekonom dari Indonesia Bangkit, Hendri Saparini, menyarankan agar pemerintah tidak menjual badan usaha milik negara (BUMN) yang bersifat strategis kepada asing, apalagi yang jelas-jelas telah memberikan keuntungan. “Kalau BUMN kateringan misalnya hotel, bolehlah dikuasai asing, tapi yang bersifat strategis, [...]

Selama Kekayaan Alam Dirampok Asing Indonesia Akan Terus Miskin

Kenapa Pesawat dan Helikopter TNI Indonesia sering jatuh sehingga lebih dari 150 orang tewas di tahun 2008-2009? Kenapa 11,5 juta rakyat Indonesia menderita busung lapar atau gizi buruk? Kenapa 120 juta rakyat Indonesia hidup dalam kemiskinan (versi Bank Dunia)? Kenapa meski SD-SMP gratis tapi SMU dan Perguruan Tinggi Negeri justru mahal dan tidak terjangkau bagi [...]

Diskusi dengan Faisal Basri tentang Neoliberalisme dan Privatisasi

Berikut adalah diskusi saya dengan pak Faisal Basri di milis Forum Pembaca Kompas tentang Neoliberalisme dan Privatisasi: Terimakasih pak Faisal Basri atas tanggapannya “Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat” [UUD 1945 Pasal 33 Ayat (3)]

Apa itu Neoliberalisme?

Neoliberalisme adalah paham Ekonomi yang mengutamakan sistem Kapitalis Perdagangan Bebas, Ekspansi Pasar, Privatisasi/Penjualan BUMN, Deregulasi/Penghilangan campur tangan pemerintah, dan pengurangan peran negara dalam layanan sosial (Public Service) seperti pendidikan, kesehatan, dan sebagainya. Neoliberalisme dikembangkan tahun 1980 oleh IMF, Bank Dunia, dan Pemerintah AS (Washington Consensus). Bertujuan untuk menjadikan negara berkembang sebagai sapi perahan AS dan sekutunya/MNC.

Memperkuat Rupiah dengan Koin Emas Rupiah

Tanpa Mata Uang yang kuat, Indonesia akan terus kena krisis keuangan dan seluruh rakyat Indonesia akan terus termiskinkan. Tahun 1946 1 US$ hanya Rp 1,88. Sedang sekarang 1 US$ 12.000. Jadi nilai rupiah turun hingga 6.000 kali lipat lebih (600.000%!).

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 55 pengikut lainnya.