Siapa Bilang BUMN Selalu Rugi dan Harus Diprivatisasi?

Sering orang-orang Neoliberalis mendesak pemerintah untuk memprivatisasi BUMN-BUMN untuk dijual ke asing dengan alasan rugi segala macam. Padahal tidak semuanya benar.
Justru banyak BUMN yang untung sampai Rp 80 trilyun/tahun. Celakanya justru BUMN-BUMN yang untung itu yang diprivatisasi/dijual sehingga 85% kepemilikan sahamnya dimiliki oleh asing.

PT Pindad, BPPT dan Dephan Buat Panser Sendiri

Alhamdulillah Indonesia, via PT Pindad bekerjasama dengan BPPT dan Dephan berhasil membuat Panser sendiri. Jika beli dari luar negeri, seperti Perancis, harganya bisa mencapai 500.000 Euro atau sekitar Rp 7,5 milyar. Itu pun kalau tidak diembargo. Namun dengan membuat sendiri, harganya bisa ditekan hanya separuhnya saja. Sehingga untuk pembuatan 200 panser, bisa dihemat uang sebesar [...]

DetikInet: Komputer Rp 400 Ribu, Kecil Bagai Colokan Listrik

Tak disangka jika 2 dari 3 pendiri perusahaan Marvell Technology Group yang terdaftar di Nasdaq adalah orang Indonesia. Bahkan pimpinannya, Sehat Sutardja juga orang Indonesia. Sekarang Marvell Technology tengah membuat komputer kecil seperti colokan listrik yang harganya sekitar US$ 99 atau sekitar Rp 1 juta.

Mobil Murah dan Irit Buatan Indonesia

Setelah memproduksi mobil Kancil yang kurang sukses karena jaringan pemasaran kurang baik, kali ini PT INKA akan membuat mobil nasional GEA seharga Rp 40-50 juta. Saya lihat perusahaan yang jadi pemasarnya di internet cuma mencantumkan alamat kantor. Tidak ada website, nomor telpon atau pun fax yang bisa dihubungi.

Olimpiade Sains Dunia: Pelajar Indonesia Raih Medali Emas

Umumnya 95% lebih dari karyawan perusahaan MNC yang ada di Indonesia adalah putra-putri Indonesia. Pekerja di sektor gas Indonesia juga banyak ditarik oleh perusahaan gas Qatar: Qatargas. Para pelajar Indonesia Indonesia juga meraih medali emas dalam Olimpiade Sains dunia untuk Kimia dan Fisika. Begitu pula medali perak dan perunggu.

Sepeda dan Mobil Listrik: Solusi Murah Penghematan BBM

Dengan meroketnya BBM semakin besar pula pengeluaran untuk perjalanan anda. Bayangkan, jika sehari anda bepergian 40 km pulang pergi, jika memakai mobil anda harus mengeluarkan 5 liter bensin (untuk jakarta yang macet 1:8 itu cukup bagus) atau Rp 30 ribu sehari. Sedang untuk motor Rp 6.000.
Yang jadi solusi untuk perjalanan dalam kota adalah kendaraan listrik. Ada sepeda dan mobil listrik. Untuk sepeda anda cukup mengeluarkan Rp 100 untuk setiap 10 km. Jadi kalau anda hanya mengeluarkan Rp 400 jika naik sepeda listrik. Untuk mobil anda mengeluarkan rp 100 untuk setiap 1 km. Anda hanya mengeluarkan Rp 4.000 setiap hari.