Siapa Bilang Swasta Tidak Bisa Rugi atau Bangkrut?

Banyak orang berkata bahwa jika BUMN diprivatisasi jadi perusahaan Swasta, maka akan lebih baik. Karena Swasta menggunakan dananya sendiri, maka mereka jadi lebih hati-hati. Begitu alasannya.

Namun pendapat tersebut tidak sepenuhnya benar. Karena kalau perusahaan tersebut menengah kecil, mungkin masih murni memakai uang sendiri. Tapi umumnya perusahaan swasta menengah atas, apalagi asetnya sudah sampai trilyunan rupiah [...]

Diskusi dengan Faisal Basri tentang Neoliberalisme dan Privatisasi

Berikut adalah diskusi saya dengan pak Faisal Basri di milis Forum Pembaca Kompas tentang Neoliberalisme dan Privatisasi:

Terimakasih pak Faisal Basri atas tanggapannya

“Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat” [UUD 1945 Pasal 33 Ayat (3)]

Kritik untuk Chatib Basri: NEOLIBERALISME MEMANG ADA!

Terlepas dari Capres “X” Neoliberalis atau tidak, mari kita lihat Neoliberalis itu seperti apa. Ini bukannya untuk menjatuhkan, karena Neoliberalisme saat ini seperti barang najis yang tidak seorang pun mau disebut Neoliberalis karena Neoliberalisme terbukti telah menyebabkan dunia jatuh dalam Krisis Global.

Memperkuat Rupiah dengan Koin Emas Rupiah

Tanpa Mata Uang yang kuat, Indonesia akan terus kena krisis keuangan dan seluruh rakyat Indonesia akan terus termiskinkan. Tahun 1946 1 US$ hanya Rp 1,88. Sedang sekarang 1 US$ 12.000. Jadi nilai rupiah turun hingga 6.000 kali lipat lebih (600.000%!).

Kenaikan Gaji PNS, Kenaikan Harga, dan Turunnya Daya Beli Rakyat

Namun kita harus ingat, setiap kenaikan gaji PNS akan berakibat pada naiknya harga kebutuhan rakyat/sembako. Tidak ada penjelasan ilmiyah untuk ini, tapi para pedagang di pasar sudah siap menaikkan harga barang seperti yang disiarkan beberapa stasiun TV. Ini akhirnya akan semakin menghancurkan daya beli rakyat.

Arab Saudi dan Venezuela Nasionalisasi Perusahaan Minyak. Kapan Indonesia?

Di Ensiklopedi MS Encarta dengan topik “Saudi Arabia” dan “Venezuela” dijelaskan bahwa kedua negara tersebut Menasionalisasi perusahaan minyak yang ada di sana. Pengambil-alihan perusahaan ARAMCO (Arabian American Oil Company) oleh pemerintah Saudi terbukti meningkatkan pendapatan negara sangat besar. Begitu pula Venezuela. Padahal SDM di kedua negara tersebut sangat terbatas. Arab Saudi bahkan kerap meminta tenaga kerja dan juga tenaga ahli ke Indonesia.

Air PAM Mahal? Ayo Pakai Jetpump!

Saya biasanya pakai pompa air Sanyo biasa dengan kedalaman pipa sampai 9 meter. Beberapa tahun lalu di musim kemarau selalu kering dan tidak keluar airnya. Jika sudah begitu terpaksa minta air ke tetangga.

Ketika “PASAR” DISUBSIDI: US$ 152,5 Milyar untuk AIG

Pemerintah AS akhirnya mensubsidi perusahaan AIG sebesar US$ 152,5 Milyar (Rp 1.500 trilyun lebih) untuk menyelamatkannya dari kebangkrutan.
Pelaku Pasar yang biasanya menslogankan penghapusan subsidi untuk rakyat kecil seperti penghapusan Subsidi BBM, Subsidi Minyak Tanah, dsb, ternyata justru mengemis-ngemis minta subsidi ketika kesulitan. Padahal mereka bangkrut karena gaji dan bonus eksekutifnya serta deviden ke pemiliknya yang sangat tinggi.

Subsidi BBM Dinikmati Orang Kaya, Apa Makna Sebenarnya?

masyarakat banyak sangat merasakan manfaat dari ketersediaan BBM bersubsidi. Sebaliknya, jika BBM dinaikkan, fakta didepan mata berbicara, dampaknya begitu besar dalam menambah keterpurukan mereka. Kajian tentang seberapa besar akses masyarakat terhadap manfaat BBM bersubsidi kemungkinan besar belum pernah dilakukan. Itulah sebabnya kebanyakan orang gagal mejelaskan pentingnya menjaga harga BBM agar tetap terjangkau malah langsung termakan oleh alasan kesia-siaan subsidi tersebut.

Survey tentang Penegak Hukum di Indonesia

Saat ini banyak kasus korupsi di negara kita yang penyelesaiannya tidak tuntas. Rekaman pembicaraan telpon antara para Jaksa dengan Artalyta semakin membuat kepercayaan masyarakat terhadap hukum jadi berkurang.
Masyarakat kita mengandalkan aparat hukum untuk menindak pelanggaran hukum yang terjadi. Tapi siapa yang menindak aparat hukum tersebut jika mereka salah dan justru memperdagangkan hukum?