
Setelah memproduksi mobil Kancil yang kurang sukses karena jaringan pemasaran kurang baik, kali ini PT INKA akan membuat mobil nasional GEA seharga Rp 40-50 juta. Saya lihat perusahaan yang jadi pemasarnya di internet cuma mencantumkan alamat kantor. Tidak ada website, nomor telpon atau pun fax yang bisa dihubungi.
Mobil 650 cc ini bisa dilengkapi AC, kecepatan 85 km/jam, dan super irit karena 1 liter bensin bisa untuk 20-25 km.

Mobil Kancil buatan PT INKA
Selain PT INKA, PT Kanzen juga akan membuat mobil meski agak mahal di harga Rp 80 juta.
Hebatnya lagi, Siswa SMKN 10 Malang berhasil membuat mobil yang diberi nama Esemka dengan harga sekitar Rp 80 juta. Sebelumnya, pak Masrah peneliti dari LIPI juga membuat mobil listrik yang diberi nama “Marlip.”
Semoga jaringan pemasaran dan servisnya kali ini lebih baik, kemudian semoga bank2 pemerintah bersedia membantu pendanaan, pejabat pemerintah menggunakan mobil tsb untuk ke tempat kerja, dsb.
Bayangkan jika di Indonesia pasaran kendaraan bermotor 1 juta, maka jika harga mobil umumnya Rp 100 juta, dengan memakai mobil GEA seharga Rp 50 juta bisa dihemat uang Rp 50 trilyun/tahun. Belum lagi biaya bensin yg 2 kali lebih irit.
Jika jadi, maka para pemakai motor pun bisa tertarik karena harganya tidak beda jauh serta lebih aman bagi anak-anak dan keluarga. Kemudian dengan bentuknya yang kecil, lebih lincah dari mobil biasa.
Namun PT INKA harus menggandeng SMK untuk jadi pusat perakitan dan service center. Bahkan jika perlu sebagai showroom dan tempat menjual mobil dengan menggaji 2-3 karyawan tambahan.
Selain itu ada juga mobil Arina-SMK yang 100% made in dalam negeri karena mesinnya juga buatan lokal. Dengan mesin motor 150cc-250cc konsumsi bensin hanya 1 liter untuk 40 km. Jadi betul-betul irit. Selain itu dengan panjang 2,7 meter, lebar 1,3 meter dan tinggi 1,7 meter, mobil ini bisa masuk ke dalam jalan dan gang yang sempit. Harganya sangat murah. Hanya sekitar Rp 24 juta
Silahkan baca berita selengkapnya dari Republika di:.
http://www.ristek.go.id/index.php?mod=News&conf=v&id=3199
Tentu saja Mikrocar ini selain jaringan pemasaran (bisa menggunakan SMK) harus handal, layanan purna jual juga harus bagus agar masyarakat tidak kecewa. Fasilitas pembiayaan untuk kredit juga harus ada hingga masyarakat kecil bisa nyicil.
Selain mobil India Tata Nano, industri otomotif lainnya seperti Ford, Nissan, Renauld, Volkswagen, Toyota, Honda, dan Fiat juga akan bersaing memproduksi mobil mungil (Micro car). Oleh karena itu pemerintah harus cepat bertindak agar industri otomotif di Indonesia berkembang dan mandiri.
Senin, 06/10/2008 13:18 WIB
Mobil GEA PT INKA Tunggu Rekomendasi BPPT
Ikhsan Ali – detikOto
Gambar
Jakarta – Upaya industri dalam negeri untuk bisa memproduksi mobil sendiri belum berhenti. PT INKA yang selama ini dikenal sebagai pembuat gerbong kereta, juga beranjak kesana. Terakhir, mereka telah menguji coba mobil yang bertenaga 600 cc.
“Kami sudah menguji coba mobil ini sejauh 10.000 km. Hasilnya, cukup memuaskan.” Demikian disebutkan Kepala Humas PT INKA Fathoer Rosyid kepada detikcom, Senin (6/10/2008). Menurut Fathoer, mobil yang dikembangkan INKA tersebut adalah generasi kedua dari Mobil Kancil yang dulu juga pernah dilansir ke publik.
Seperti diketahui, beberapa tahun lalu, PT INKA menjadi partner perakitan kendaraan milik PT Kurnia Abadi Niaga Citra Indah Lestari yang diberi nama Kancil. Mobil tersebut sempat diposisikan sebagai bakal pengganti angkutan jarak pendek dalam kota, Bajaj. Namun pada praktiknya, Kancil tidak mendapat tanggapan yang cukup baik dari pemkot Jakarta ataupun masyarakat.
“Kalau kancil dulu hanya 450 cc. Maka mobil yang generasi kedua ini kapasitas mesinnya lebih besar. Sudah 600 cc. Selain itu, desain dan ruang bagian dalamnya juga lebih luas dari Kancil,” ujar Fathoer menjelaskan. Bila nantinya sudah resmi dipasarkan, PT INKA memperkirakan harga jualnya berkisar antara Rp 45 sampai degan Rp 50 juta.
Untuk mobil barunya kali ini, PT INKA memberi nama GEA yang merupakan akronim dari Gulirkan Energi Alternatif. Maksud penamaan tersebut adalah semangat untuk menggunakan energi alternatif terkait dengan ancaman krisis energi. Karena itu, pada GEA juga akan disediakan opsi untuk bisa menggunakan bahan bakar gas.
Jika tak ada aral melintang, PT INKA berharap bisa meluncurkan GEA pada tahun 2009. Pasar pertama yang disasar adalah para pemilik angkutan umum, tapi tak tertutup juga jika diperuntukkan sebagai kendaraan pribadi. Namun untuk sampai pada proses tersebut PT INKA masih menunggu rekomendasi dari BPPT sebagai otoritas pertama soal kelaikan jalan.
Baca selengkapnya di:
http://oto.detik.com/read/2008/10/07/174809/1016713/648/mobil-gea-pt-inka-madiun-mulai-dilirik
Inka kembangkan kendaraan kecil pengganti bajaj
– Bisnis Indonesia – Monday, 11 August 2008 –
JAKARTA: PT Industri Kereta Api (Inka) segera memasarkan mobil mini (micro car) berkapasitas mesin 650 cc sebagai alternatif kendaraan angkutan umum pengganti bajaj.
Kendaraan yang diberi nama Gea tersebut ditargetkan diluncurkan ke pasaran domestik pada tahun depan. Nama mobil Gea merupakan akronim dari ‘gunakan energi alternatif’.
Saat ini, Inka telah mengantongi izin dari Departemen Perhubungan dan nomor identifikasi kendaraan bermotor (NIK) dari Departemen Perindustrian.
“Kami tidak ingin tergesa-gesa dalam memasarkannya. Kami banyak belajar dari pengalaman dalam mengembangkan Kancil [nama kendaraan kecil sejenis bajaj] yang kurang sukses di pasaran. Saat ini kami masih sempurnakan dulu teknologinya, ” katanya kepada Bisnis, akhir pekan lalu.
Pada sekitar 2003, Inka sempat menggandeng PT Kancil Indonesia untuk memasarkan mobil mini dengan kapasitas mesin 500 cc. Namun, dalam perjalanannya produk tersebut kurang sukses di pasaran.
Direncanakan, untuk memasarkan mobil seharga Rp50 juta per unit itu Inka melakukan pendekatan terhadap kalangan koperasi angkutan umum sebagai salah satu segmen yang akan disasar.
Baca selengkapnya di:
http://www.kanwilpajakwpbesar.go.id/?task=fullart&PID=768
Mobil Rp 70 Juta Produksi SMKN 10 Malang
Monday, 08 June 2009
MALANG – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 10 Kota Malang memang baru berusia dua tahun. Kendati masih berusia belia, SMK bertaraf internasional yang berdiri sejak 2007 ini sudah mampu memproduksi mobil yang harganya dipatok sangat murah, hanya berkisar Rp 70 juta per unit.
Murahnya harga mobil tersebut tentu saja mencengangkan banyak kalangan. Sebab, harga mobil baru yang beredar di pasaran Indonesia selama ini masih di atas Rp 100 jutaan per unit. Namun, tidak demikian dengan Kepala Sekolah SMKN 10 Kota Malang, Faizah. Kepala sekolah yang mengenakan jilbab ini justru menilai harga sebesar itu wajar. Mengapa wajar? Faizah yang kala itu didampingi Humas SMKN 1o Kota Malang, Edi Basuki menceritakan secara detail tentang produk-produk unggulan yang dibuat siswa-siswa SMKN 10 ini. Mulai dari komputer, labtop, sepeda motor hingga produksi mobil.
Baca selengkapnya di:
http://smkn10-mlg.sch.id/index.php?option=com_content&task=view&id=12&Itemid=1
Mobil Esemka, Tantangan Bagi SMK
Syubhan Akib – detikOto
Jakarta – Mobil double cabin yakni Esemka Digdaya hasil kreasi siswa SMK 1 Singosari, Malang sepertinya memang layak diacungi jempol.
Sebab walaupun hanya diberi waktu pengerjaan 3 bulan saja, 50 siswa yang terlibat dalam proyek pembuatan mobil ini terbukti sanggup mengerjakan semuanya dengan sangat rapi.
Baca selengkapnya di:
http://oto.detik.com/read/2009/05/22/143755/1135623/648/mobil-esemka-tantangan-bagi-smk
Hebat, Siswa SMK Rakit Mobil Sendiri!
Jumat, 22 Mei 2009 | 18:17 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Enam siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 10 Malang, Jawa Timur, mampu merakit sendiri karoseri hingga pemasangan suku cadang kendaraan roda empat bernama ‘Zhangaro’ dengan kapasitas mesin 1.500 cc.
“Proses pembuatan dan perakitannya selama tiga bulan,” kata Sugeng Sutrisno, salah seorang siswa perakit mobil, di Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Tingkat Nasional XVII di Pekan Raya Jakarta (PRJ), Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (22/5).
Baca selengkapnya di:
http://edukasi.kompas.com/read/xml/2009/05/22/18174239/hebat.siswa.smk.rakit.mobil.sendiri.
DIarsipkan di bawah: Kemandirian Nasional, Prestasi Indonesia, Teknologi, Transportasi | Ditandai: INKA, Mobil GEA, Mobil Murah, Mobil Nasional, PT INKA






nice info
i like your artikel
thanks
kampanye damai pemilu indonesia 2009
sulap
ALHAMDULILLAH KAMI TURUT BERSYUKUR,MUDAH MUDAHAN TERLAKSANA DENGAN LANCAR DENGAN DUKUNGAN SEMUA PIHAK. KAMI PEKERJA MOBIL HYUNDAI DIKOREA JUGA MENDUKUNGNYA. SELAMAT BERJUANG INKA INDONESIA.
wah lumayan juga mobil kita itu
tetapi masih jauh yang kita harapkan
kapan bisa mulai inden nih , harga on the roadnya berapa ? bagaimanan jaringan purnajualnya ?
wah mantap jg tuh…. kalau bisa bentuk body nya ,,agak di mirip in HONDA JAZZ aja…biar lebih laku lagi,,,…
Hebat oi Indonesia-ku….. sudah bisa buat mobil sendiri.
Modelnye aje bagusin dikit or bikin sayembara desain mobil terus dibuat deh… jadi seluruh indonesia bisa mengenal dulu lewat sayembara tersebut.
lalu pemenangnye dikasih royalti or apa deh…
Aye yakin kalo ini diterapin …. masyarakat kita …. buanyak yang membelinye….ok
Aye cinta Produk Indonesia……
Nah gitu dong, indonesia ada kemajuan, tinggal warganya nih yang harus mendukung produk indonesia, bagusnya pemerintah juga, biar membatasi produk import, terus diawali oleh para pejabat mulai mobil inventaris atau mobil-mobil hadiah perusahaan yang selalu dibagi.
Tapi juga perusahaannya harus profesional, jangan buat kecewa, biar gak kapok, jadi beli lagi dech.
hidup produk indonesia. Merdeka
Untuk produsennya PT INKA apakah sama dengan yang bikin Kreta Api?
setuju dengan komentar yang lebih dulu, mungkin bisa dibuat design yang lebih bagus lagi seperti mobil buatan india yang sudah ngelirik model mobil jepang dan eropa. supaya lebih laku
saya sangat gembira membaca bahwa bangsaku sudah mampu membuat mobil dan saya siap membantu untuk memasarkannya kalau bisa saya mau menjadi dealer pertama di makassar. Hidup Indonesia maju terus bangsaku.
Betul. Ini PT INKA yang bikin gerbong kereta api.
Cuma memang agar pemasarannya bagus, PT INKA harus punya kantor di Jakarta.
Kemudian layanan purna jual baik servis atau kemudahan mendapatkan onderdil harus bagus.
Kalau kurang, sebaiknya untuk mesin kerjasama dengan perusahaan motor Jepang yang tidak bikin mobil (agar tidak saingan) seperti Yamaha dan Kawasaki. Jadi kalau onderdil mesin rusak bisa beli onderdil Yamaha atau Kawasaki.
Barang bagus harus di bungkus(kemasan) dengan bagus pula sehingga pass dijual bisa booming.
kapan dilempar ke pasar ???
yang penting untuk konsumen indonesia adalah model yang bagus bukan mutu ,model bagus dan keren itu bisa buming asal dengan harga yang murah/
kualitas sebanding dengan harga
demarketisasi.
kalau chasingnya bisa diganti-ganti kayak HP nikia pasti laku
gila men,indonesiakoe bisa buat mobil..gua patut bangga ni…
tapi menejemenya kdu lbih baek,biar ga’ kyak yg dulu2.sasaran pasarnya siapa dg mdel gitu..?aku rasa pminatnya jrang bget..kdu bwt mdel bervariasi sesuai bdikan pasar ni,ank muda,eksektive,angkot,mdelya kdu mnarik…jgan kalah sama india….pmrintah jg kdu dkung,sosialisasinya,danany ja…kalo sukses,bisa mngrangi pgangguran lo…skses yaww….
jaya indonesiakoe.merdeka
Terus kan,cintai produk dalam negeri ,dan kecil kan ketergantungan pada produksi asing ,majukan ekonomi bangsa,
kok msh tanggung2 buatnya( cc kecil )yg bagus sekalian dong…Indonesia udah lebih dari mampu kok bikinnya..
viva INKA
aku cinta produk dalam negri
tapi lebih cinta kalo 1000cc
mantap . . .
Saya sangat bangga dengan penemuan ini dan penuh harapan dengan mobil ini Indonesia juga menjadi pemasok industri city car untuk dunia kelak. Selamat bekerja dan mudah-mudahan dalam tahun 2009 ini kami di Bali sudah bisa menikmati karena Bali sangat padat perlu city car. Disini sudah banyak KIA & Hundai, harapan kedepannya GEA juga bisa main dan dapat sambutan dari masyarakat luas.
Salam,
Bagus. Kita harus mendukungnya dan berharap pemerintah juga mendukungnya dengan serius. Tidak seperti Bang Yos semasa menjabat Gubernur DKI tak mendukung Mabil Perkasa sebagai Bus di jalur bus way Jakarta. Lebih memilih Bus Cina, Korea dan Jepang. Pemimpin saja tak mau pakai produk lokal gimana rakyatnya ya..
waaaah, kmajuan nih. apa lagi klo rencananya mau menggandeng SMK/STM, insyaALLAH akan dapat dukungan yang lebih luas lagi.
SMANGAT!!!
^_^
alhamdulillah
terima kasih kepada seluruh pendukung dan semangat.
MUDAH2N PRESIDEN TERPILIH NANTI IKUT MENDUKUNG DAN MENGEMBANGKANNYA. AMIN.
AYO CINTA DAN BELI PRODUK INDONESIA JANGAN BELI PRODUK PEJAJAH
sbenarnya indonesia bisa membuat mobil yang lebih aerodinamis lagi dengan harga sgitu kok..
tapi knapa y kok g mau???
tapi salut ama anak negri kita…
kalo bisa, smua sparepartnya juga diproduksi di dalam negri yach
wah jane tertarik tapi klo kecepatan tinggi apa nggak roboh kekanan atau kiri yaa mengingat bentuk lebarnya tak sesuai dengan tingginya mobil
Wes, idn mulai mantep ni,bisa ngebuat mobil ndiri, tapi cc mobilnya gedein dong trus kalo bisa mesin 1000cc tp horsepowernya 250 biar kaya moge hehe, modelnya bagusin biar lebih laku oke
pastinya dengan mobil itu:
1. Bangga, indonesia punya mobil laris n irit
2. Laris, karena murah
3. Bikin macet, krn banyak yg beli n jalanan jakarta tambah semrawut g jelas
4. Global Warming??
lha gitu bikin pesawat aja bisa , coba anak STM-2 itu dikerahkan, di engineri sama sarjana-2 biar tidak ngurusi politik aja, percuma sekolah & kuliah tehnik kerjaannya ngurusi politik ya mesti kelahi.ya to…?
inggih lik wakakaka………….k
cc nya kurang tinggi kira 900 cc lah harga 45-50 juta oke modifikasi design body n ban…siip indonesian car!
yg penting dijaga kualitasnya.kalo kualitasnya bisa dipake jalan untuk jarak 200-600 km sekali jalan tambah bagus tuh.kita jg perlu mobil keluarga kecil yg bisa keluar kota kalo sewaktu2 mudik.cc-nya 650 gpp yg penting aman dan nyaman dikendarai.trus, sparepartnya nyarinya harus gampang ya…soalnya kalo rusak biar ngga bingung nyari sparepart…kebanyakan mobil ga laku kan karena sparepartnya susah dicari.harga antara 40-50 jt sudah oke,soalnya kalo diatas 50jt pasti kita jg mikir2 kalo mau beli(soalnya dengan harga diatas 50jt kita bisa dpt mobil jepang,meskipun yg second).sukses ya buat inka
oh ya hampir lupa,jgn lupa disinnya yg bagus ya:kayak honda jazz,karimun estillo,suzuki swift gitu lho…biar laku.kalo disinnya kayak kancil pasti ga ada yg mau beli,abis kancil bentuknya jelek bgt…
Yup, desain harus stylish, mody, elegan, minimalis,mau tau caranya? Adakan aja lomba desain mobil utk mahasiswa….so semua merasa memiliki nantinya.
mesin didesain berbahan bakar alkohol, or listrik
Salam,
mas, kapan ya mobil ini dilounching. Saya liat di kick Andy, katanya Mobnas ini selain bisa menggunakan bahan bakar bensin, juga bisa dengan gas. Ini berarti, kita bisa pakai mobil dengan efek perusakan lingkungan yang lebih sedikit.
Matur nuwun
alhamdulillah
AYO CINTA DAN BELI PRODUK INDONESIA JANGAN BELI PRODUK luar negeri..semua kebutuhan dari kebutuhan dasar sampai kebutuhan mewah HARUS DI PRODUKSI DI NEGRI SENDIRI…
HIDUP INDONESIAKU…..MAJU INDONESIAKU….JANGAN TAKUT BERSAING….KAMU BISA…!!!!!!!!!!!!!!
Wah Hebat Indonesia Tp Bentuk Mobilnya kurang menarik. . . . Klo Bisa Generasi Selanjutnya Lebih Keren lagi mobilnya
mantepppppppp buangeeetttttttt…….
indonesia ga kalah dengan luar negri, udah bisa buat mobil sendiri..
disainya kurang oke, kalau bisa tiru tatanano aja kan oke. peminatnya pun membludak.
bangganya diriku sbg warga indonesia…
ahirnya keinginan untuk bisa naik mobil buatan local,tercapai jg..
namun bentuknya aja di perbagus…
i love indonesia…
Maju terus tuk berkrasi,…..
yaa mobil kecil memang perlu untuk keliling kota, mobil karimun, atoz sama kia harganya mahal.. yang penting irit, awet perawatan dan purna jual ok..
waduh seneng dech mendengarnya akhirnya kesampaian juga naik mobil bagus dengan harga yang terjangkau.kapan di pasarkan dan gimana caranya inden?trus sampai di konsumen harganya jangan terlalu mahal ya.. yang sama dengan yang di promosikan itu.. ya…. mau…mau…mau.segera kasih tau aku ya…kalau sudah launcing
INKA (inovasi tiada terkira)
bagai mana Mobil GEA kalo digunakan untuk medan pegunungan/Pedesaan?
Bravo Indonesia, Apa sih yang bisa dilakuin oleh orang Indonesia ? Liat aja di berita2, banyak ide-ide briliant di Indonesia ini tinggal dukungan dari Pemerintah. Uang rakyat buat rakyat lagi bukan buat pribadi. Indonesia pasti bisa maju dan harus maju. Kita dukuhg produksi anak bangsa. Saran nih banyak pelaku UMKM yang membutuhkan mobil tapi tidak terpenuhi karena harga yang tinggi, coba lirik deh pasaran UMKM yang terbukti lebih bertahan menghadapi krisis ekonomi. Pasti Laris nih GEA. Kalo udah launching aku beli deh. Bravooo GEA maju terus pantang mundur…………
Wah asyik nih kalau bener, kapan mulai dipasarkan ya ?
Kabari dong saya nanti, abis naik motor keujanan melulu.
Asyiik ada mobil kecil nih… ntar minta kakek beli biar kalau nganter sekolah aku nggak naik vespa melulu, kala kujanan nggak njedindil basah kuyup.
wah kalau murah dan mesin nya bandel saya pasti beli saya dah bosan kehujanan
mantep indonesia, biarpun modelnya masih kurang yang pening dukungan dari pemerintah dulu yang lebih utama, urusan model kan bisa di survei di Indonesia, model mobil seperti apa yang menjadi faforit rakyat. bener deh pasti laku mobil indonesia. semangat ya pelaku industri otomotif, sekian
sukses…..
saya jg berharap pt inka bisa membuat mobil yg lebih dr yg skrang.apalgi sekarang nak2 smk sudah bisa membuat mobil yg bagus.kwnapa tidak diajak gabung aja/////
saya bangga dengan mobil nasional, agar mobil itu bisa populer maka seharusnya mobil-mobil dinas di seluruh indonesia harus menggunakan mobil nasional, sehingga bangga terhadap produk dalam negeri sebab yang digunakan membeli kan uang rakyat. sukses selalu.
mantab, sudah saatnya kita bangga produk dalam negeri, semoga cepat dipasarkan
pasti kaga laku ngeliat desain dan harganya….orang pasti ngebandingin sama tata nano yang lebih murah dan lebih bagus desainnya
keren…harga oke
sbg saran disain kalo bisa dibuat stylish dan berkesan premium.
(secara indonesia gt lho, dan tepatnya sih semua konsumen)
dan satu lagi
IKLAAAAN!!! penting bgt, dab harus diserahkan ke advertising agency yg bnr kompeten
dan pesannya nyampe ke masyarakat
thus, InsyaAllah, ni produk bisa laris manis kaya asus eepc, yg bikin trend baru netbook
bikin produsen besar ky dell,sony,lenovo,samsung,dll sampe latah…
GO INDONESIA, jgn pesimis rakyatmu ada 200 juta! just find a proper way to communicate it!
wah selamat deh mantap negeriku cintaku model sih ampir mirip visto atau atoz yach kalo bisa harganya ditekan lage donkkkkk Rp.35 juta otr kan upah kerja kita masih rendah dan bhn masih lokal ngga ada import soalnya kalo harga 40-50jt orang masih milih starlet kapsul yang bekas tapi sekali lage bravo indonesia merdeka!!!!!
Ma’af, Untuk desain mobil perlu kiranya kerjasama dengan Jurusan Desain Komunikasi Visual Universitas Sebelas Maret Surakarta
Sayang, design mobilnya kurang bersaing dengan yang ada dipasaran…orang beli tidak hanya sekedar irit, tp juga mempertimbangkan aspek penapilan
Saya yakin semua rakyat mendukung dan akan terjual laris manis kalau dibungkus dengan sentuhan bentuk body yang futuristik meskipun isinya tidak secanggih tampilannya.
Tapi itu semua juga tidak akan berjalan kalau tidak mendapat dukungan penuh dari para penguasa dipemerintahan ini yang akan mengeluarkan ijin dan akan menghadapi tantangan dari pengusaha kendaraan yang sudah exis di Indonesia.
Saya siap untuk membantu design aerodinamis mobnas yang sangat saya cintai dan saya tunggu-tunggu kehadirannya. Saran saya mobnas type apa saja mencontoh design mobil eropah yang lebih berkesan stabil (tidak terlalu tinggi) mengutamakan lebar dari pada tingginya. Tidak hand made, tapi pressed body. Pastiiii laris.
mantap sich harganya tapi modelnya jagan malu@in dunk lw bsah k depanya d kembangkan dalam bentuk mobil sedan oke..!!!! sukses dech buat industri otomotif indonesia
Saya sangat sependapat dengan komentar-komentar terdahulu, kalau bisa (saya yakin anak-anak bangsa ini pasti bisa mengingat mereka juga membuat laptop) SMK mulai pula dengan membuat prototype rudal (missile) yang didukung teknologi komputer bekerja-sama dengan PINDAD dalam merancang hulu-ledaknya … sehingga pada waktunya bangsa Indonesia dapat melepaskan diri dari ketergantungan dari mengimpor senjata dari bangsa asing. Wahai bangsaku … ingatlah bahwa Indonesia membutuhkan angkatan laut dan angkatan udara yang tangguh untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan serta kesatuan wilayah kepulauan Nusantara. Bravo Indonesiaku, selamat berkarya …aku bangga jadi orang Indonesia.
Percuma, kalo Regulasi, Undang-undang dan Peraturan di Indonedia masih memihak pada KKN, Golongan Tertentu dan Golongan Konglomerat ( Monopoli )!!!
Modelnya dibuat bagus sekalian, agar pasarnya lebih luas. Jangan mengandalkan pasar angkutan umum, karena sangat terbatas.
Proficiat utk INKA dan teman2 SMK Malang, terus berjuang untuk mewujudkan impian
wah…kalo saya pernah bawa kancil tuh..waduh amit2 deh dikasih juga ga mau saya, kaya naek gerobak bakso mendingan naek bajaj yg baru lebih enak deh, kalo menurut saya produsen tidak tulus membuat projek ini untuk kemajuan bangsa, semata2 hanya mencari keuntungan saja, produk kancil gagal dipasaran bukan karena kurang jaringan distribusi tapi karena produknya tidak mampu bersaing dengan produk yg ada dipasaran bahkan dibandingkan dengan bajajpun masih kalah jauuuuuuuuh…… dibutuhkan jiwa nasionalis, patriotis untuk membuat produk yang berlabel MOBNAS, masalahnya ADA TIDAK YANG BERJIWA SEPERTI ITU???????????………
gila…keren banget..ada yang bikinan anak SMK, tapi koq saya belum pernah denger sampe sekarang ya? baru tahu dari blog ini malah…wah…padahal kalau promonya bagus mungkin banyak yang tertarik….
Pada intinya mari kita semua mendukung dengan cara mencintai produk dalam negeri. Mari orang2 pintar Indonesia, sumbangkanlah ide2 mu untuk produk Indonesia walaupun kalian bekerja untuk produk Asing. Dan mari kita semua jangan lagi gengsi untuk menggunakan produk Indonesia.
Selamat PT.INKA Semoga semua masukan komentar yang ada bisa menjadi ide yang luar biasa ke depan nanti. Dan Selamat jg untuk SMKN MALANG kami jg tunggu karya kalian di pasar otomotif kita.
Bravo untuk kita semua
Kembangkan, kembangkan terus supaya tercipta mobil asli 100 % buatan Indonesia.
Pemerintah harus mendukung penelitian mesin, pengembangan model, pemasaran, servise hingga suku cadang dengan kerjasama berbagai departemen yang terkait
Pemerintah dan DPR harus membuat UU yang mana pembelian Mobil Dinas untuk Pejabat dan Operasional PNS yang dananya bersal dari Pajak Rakyat Indonesia harus memakai Mobil Buatan Indonesia Asli sehingga secara perlahan tapi pasti akan tercipta : Pabrik Mobil berkualitas buatan Indonesia, Akan tercipta ratusan ribu tenaga kerja. Kita harus meniru India dimana Pejabatnya memakai mobil buatan mereka sendiri yang sekarang produk kendaraan motor India sudah International karna didukung oleh penggunaan wajibnya adalah para pejabat pemerintahan mereka hingga polisi..
Bravo Indonesia..
alhamdulillah…
bangkit Indonesia dan teruskan inovasi teknologi Indonesia…!!!!!
Kita Pasti Bisa !!!
apapun bentuk dan condisi mobil buatan indonesia saya akan beli biar kayak orang india itulo…..yg nasionalismenya sangat tinggi sekali.dan saya berharap agar product mobil indonesia di dukung oleh pemerintah termasuk kendaraan kantordan juga orang2top indonesia pakailah mobil buatan anak bangsa sendiri jangan bangga dgn product orang lain biar indonesia cepat maju.gitulo……….?
Baru mendengar kbr ini, saya lsg terharu ternyata bangsa kita mampu. Smoga ini merupakan sebuah kebangkitan bangsa indonesia utk mejadi tuan di negara sendiri. Subhanallah…!
saya dan keluarga sangat setuju dan mendukung usulan Sdr. Yulias Valet tgl. 17 juli 2009. Buktikan janjimu ini wahai kepala negara yang terpilih, ini adalah tantangan untuk membuktikan bahwa pemerintah baru benar benar menjalankan kebijaksanaan pro rakyat. Mendongaklah hai pemimpin jangan menunduk saja. Kini saatnya bangkit dengan penuh percaya diri. Semoga Allah SWT meridhoi langkah dan kebijaksanaan anda. Ini saatnya membuat terobosan dan keberanian yang akuntabel, terukur, elegan dan bermartabat sekali gus.
hebat bangsa kita bisa membuat mobil untuk menjadi tuan rumah di negara sendiri, tetapi baru keluar harganya dibanderol cukup tinggi, sebab orang masih berpikir dua kali untuk membbeli mobil produksi anak bangsa yang masih belum teruji kehandalannya dibandingkan dengan membeli mobil bekas buatan jepang yang sudah teruji. selain itu model yang dibuat agak kaku dan kurang aerodinamis. saya memberikan saran agar saat melepas ke pasaran mobil karya anak bangsa ini jangan terlalu mahal harga jualnya, agar rakyat dapat menguji kehandalannya dan kehebatan mobil tersebut, setelah itu baru mencocokan dengan harga pasaran yang pas untuk dijual. jangan pernah berhenti untuk terus berkreasi membuat mobil yang dapat bersaing di pasaran internasional.
selangkah lagi bangsa kita bisa menjadi bangsa yang kuat, jangan pernah mencaci hasil karya kita sendiri karena baik atau pun buruk hasilnya itu merupakan tantangan agar selalu berbuat lebih baik, kita jangan cengeng ataupun membanding-bandingkan hasil karya kita dengan bangsa lain secara negatif. Jika kita terus memposisikan diri kita sebagai bangsa yang tertinggal itu adalah kesalahan yang fatal, karena maju atau tidaknya sebuah bangsa dapat dilihat dari semangat dan dukungan yang dibuktikan oleh segenap rakyatnya. Jika sebagian dari kita ada yang benci kepada sistem pemerintahan yang ada itu wajar, namun janganlah sekalipun kita membenci INDONESIA, karena disinilah kita lahir, makan, berpendidikan, bersapa dan berkarya sebagai seorang manusia. Marilah semuanya kita lakukan yang terbaik untuk INDONESIA. Hari ini kita bisa membuat mobil, namun besok niscaya bangsa kitalah yang akan menguasai angkasa luar. HIDUP INDONESIA !!!
Wah kendaraan roda empat di Indonesia,masih cukup mahal……..masih kalah murah sama negri tetangga,,,,,,,walaupun kita merdeka duluan,India sekarang sudah bisa menciptakan mobil yang harganya 24 juta dan sangat bagus. Malaysia,Kamboja,Vietnan dan negara tetangga lainnya harga jual mobil gak selangit seperti indonesia….Kenapa ya,,,,,,,,kenapa,,,,,,termasuk moil dalam negri aja masaih mahal,,,,,,,,,bagaimana sistem kerakyatan,,,,yang selama ini di gembor2kan,,bagaimana juga dengan masyarakat kecil yang ingin punya kendaraan,,,,kalau fakta dilapangan seperti ini,,,,,ho ho ho
Sebenernya indonesia bnyak punya orang2 pinter! tapi pengelolaanya masih amburadul.. bikin orng2 ‘pinter’ tadi jadi ‘ngambek’ n memilih kerja diluar negeri karena disana meraka lebih di’hargai’! maju terus indonesiaku!
I miss u but I hate u!
oke tar pasti aku beli………..
hidup indonesia kembangkan industri dalam negri baik elektronik, transportasi, alusista dan bahkan antariksa dan rudal hulu ledak nuklir……………………………….
biar kita gak diremehin malaysia dan negara lainnya…………….
ok////////
Alhamdulilah, kapan bisa dipasarkan ? seharusnya sdh kewaiban yang mengaku org indonesia utk menjual mobil jepang/eropa/koreanya dan menggantinya dg mobil buatan bangsa sendiri, kalau bukan kita yang menggunakan sekaligus memasarkan, lantas siapa lagi ? kita harapkan mutunya akan lebih baik dan lebih baik lagi…amin
MINTA SPESIFIKASINYA DAN HARGANYA DONG…..
KAPAN MOBIL BUATAN INDONESIA DI PAMERKAN UNTUK UMUM DI SEMARANG ?
waw kita mempunyai mobil yang bisa jangkau pembeliannya,secepatnyalh dipasarkan,bahan bakar irit harga jual bisa dijangkau, menyanangkan sekali,
kalau bisa saran :Untuk penampilan bodi mobil dibuat agak sporti seperti sedan atau mobil lainnya sehingga jumlah permintaan mungkin lebih banyak.karena mobil dilihat bukan dari iritnya saja penampilan jg diutamakan.trims
Go Freeeeeedoooooom!!!
Garudaku…
Kapan mobnas di iklankan di TV ???
Wah MANTAP mobil Indonesia, jangan kalah dengan India, wong india bisa bikin mobil seharga 24jt kok kita bikin mobil diatas 30jt…ada APA??????? ADA YANG SALAH……
Jangan seperti dulu mobil nasional dan motor nasional dikandaskan oleh pelaku bisnis + presidennya dijatuhkan….oleh mahasiswa….sekali lagi ada apa dengan Indonesia…ada apa dengan anak muda kita….mudah-mudahan anak muda sekarang (anak muda era baru—-bukan anak muda era reformasi yang kebablasan lho!) mau memajukan bangsa ini, bukan malah senang kalo rupiah anjlok terhadap dollar?!!! yang kalo rupiah menguat trus demo (th1998an)…
BRAVO INDONESIA
Iya. Tata Nano memproduksi mobil seharga US$ 2500 atau sekitar Rp 24 juta karena pembuat Tata Nano merasa kasihan melihat banyak penduduk India yang tidak mampu beli mobil, akhirnya membawa istri dan anak-anaknya naik sepeda motor yang sangat tidak aman.
Balita duduk di depan, Bapak di belakangnya, kemudian anak-anak di tengah, setelah itu ibunya di belakang. Berapa banyak penduduk Indonesia yang tewas karena sepeda motornya kesrempet/tertabrak mobil.
Karena harga mobil yang ada tidak terjangkau, maka pembuat Tata Nano tersebut memutuskan untuk membuat mobil yang murah dan terjangkau oleh rakyat. Pembuat Tata Nano tetap bertekad membuat mobil tersebut meski didemo sehingga harus memindahkan pabriknya serta mendapat berbagai kritik yang menjatuhkan:
http://otomotif.kompas.com/read/xml/2009/03/25/09120878/tata.nano.seharga.dua.motor.bebek
Semoga para pembuat mobil di Indonesia berjiwa seperti itu.
Dengan produksi 250 ribu/tahun, Tata Nano dipesan jutaan orang. Bayangkan jika keuntungan per mobil rp 5 juta, maka dengan dalam setahun saja keuntungannya Rp 1,25 trilyun.
Dah lounching blom?? dah dijua blom, dealernya dimanan ?
Melihat design prototype mobil yg dibuat, saya menilai design-nya harus segera diperbaiki dengan membandingkan dgn disign city-car buatan Korea, China, Malaysia, Eropa dll. Indonesia akan sangat mampu mendisign mobil yang jauh lebih baik untuk bagian laur maupun dalam mobil. Untuk mendapatkan disign mobil untuk produksi perdana, harus yang terbaik dan libatkanlah dengan cara sayembara. Semoga masukan saya ini mendapat tanggapan dan merupakan masukan.
mobil GEA itu di buat untuk kendaraan pribadi atau angkutan umum???
klo mabil esemka itu belum diperjual belikan ya???
Mobil buatan Indonesia sepertinya masih dalam bentuk prototype. Belum produksi massal. Untuk produksi massal butuh dana sekitar Rp 1 trilyun. Sepertinya harus ada niat baik pemerintah untuk “MEMINJAMKAN” modal.
Sepeda motor selain kurang nyaman juga kurang aman bagi keluarga. Kesenggol sedikit saja bisa jatuh dan tergilas oleh mobil-mobil didekatnya.
Mudah-mudahan pemerintah bersedia membantu pendanaan pabrik mobil mini yang sebetulnya sangat menguntungkan. Jika dana rp 1 trilyun, kemudian dibuat 50 ribu mobil dengan keuntungan @ rp 5 juta, maka didapat keuntungan sebesar Rp 250 milyar. Nanti dana ini bisa diputar membuat mobil berikutnya sehingga jika setahun produksinya 200 ribu mobil, didapat keuntungan bersih Rp 1 trilyun/tahun.
Artinya pemerintah hanya sekedar meminjamkan uang Rp 1 trilyun saja yang bisa kembali berikut bunganya dalam waktu kurang dari 2 tahun.
Kalau ini bisa, maka harga mobil di Indonesia akan murah jadi 1/3 harga biasa (karena harga mobil di Indonesia meningkat 3 kali akibat pajak impor dan juga keuntungan importir dan ATPM). Setiap keluarga jadi punya kesempatan lebih besar untuk memiliki mobil sebagaimana rakyat di negara2 maju. Lapangan kerja juga terbuka.
Alhamdulillah Indonesiaku trus berkarya jangan samapai dremehkan terus,..ayo maju Garuda terbanglah yg TINGGI.
..Jika Sdh di pasari mobil produksi PT Inka ( mobil GEA )
Tolong kabari saya ya..please..trims.
dimana sya harus membelina?Org semarang yg deket” ja yar belina ga kejauhan.Dealerna mana?
Alhamdulillah.. Indonesia sudah bisa merakit mobil sendiri..
Ini merupakan kemajuan.. Pertahankan terus ya.. Saya mendukung.. “Go Indonesia..”
Ass.Wr.Wb
Terima kasih kepada para pemerhati kemajuan bangsa Indonesia dalam konteks Mobnas ( Mobil Nasional ).
Masukan,ide,saran, maupun kritik telah kami terima dan akan kami proses dan
kembangkan, guna terciptanya DESAIN MOBNAS yang handal.
Kami berencana membuat GEA sebagai kendaraan mikrocar yang :
- Ekonomis & Kompetitif( harga lebih murah dan bersaing )
- Dinamis ( Perubahan desain )
- Aman ( Safety Car All )
- Nyaman ( Lega / Luas / bisa enjoy )
- Ramah Lingkungan ( lolos Euro II )
- Dual Fuel ( Gasoline & Bio Gas )
- Di cintai masyarakat INDONESIA
Kami sebagai produsen sangat berterima kasih atas
semangat,partisipasi,dukungan baik moril maupun spirituil kepada kami
PT.INKA di Madiun
Salam kompak dalam membuat Mobnas
Wass.Wr.Wb
Djon Kristanto ( Sub Kontraktor Bangnis PT.INKA Madiun )
Hp 081 335296556
Fax 0351452275
Email : djon@inka.web.id
Terimakasih pak Djon.
Untuk dual fuel, jika nanti biayanya naik signifikan, jangan dipaksakan dulu. Bisa belakangan.
Untuk pendanaan misalnya pembangunan pabrik, pembangunan outlet penjualan, dan kredit pemilikan mobil mudah2an bisa bekerjasama dgn Bank BUMN seperti Mandiri atau Bank Syari’ah.
Bisa dipertimbangkan kerjasama penjualan dan servis purna jual dgn pemilik2 bengkel yang ada. Minimal di sana dipajang satu mobil contoh dan satu brosur untuk pilihan warna. Kalau sudah pesan, nanti pusat penjualan INKA yang mengantarkannya.
Sebagai pemakai saya ingin mobilnya irit (1 liter>=20 km), murah (<Rp 50 juta/150 gram emas), ada AC, top speed minimal 100 km, service purna jual OK, kalau bisa compatible dgn komponen dari merek lain. Bisa muat 4-5 penumpang.
Insya Allah para Blogger dan pemilik Website yang turut komentar di sini bisa membantu penjualannya.