Mengobati Penyakit Muntah Balita dengan Primperan

Satu ketika Irfan (3 tahun 10 bulan) muntah-muntah. Meski nafsu makannya masih normal, namun tiap 1-3 jam sekali muntah hingga mukanya pucat. Sebelumnya anak saya Hana ketika umur 5 tahun juga muntah. Alhamdulillah ketika diberi obat Primperan, muntahnya berhenti.

Ketika Buang Air Besar (BAB) cair dan bau. Jadi tentu isi perutnya ada yang tidak beres entah karena racun atau makanan yang berbumbu tajam (MSG, dsb) yang biasanya terdapat pada jajanan snack anak-anak atau mie instan. Oleh karena itulah tubuhnya bereaksi untuk mengeluarkan makanan yang ”tidak beres” itu.

Oleh karena itu, biarkanlah anak muntah 2-3 kali dulu agar kotoran/racun/virus dalam perutnya keluar. Setelah itu beri obat Primperan. Saya beri Irfan Primperan sirup sekitar ¾ sendok teh ketika Maghrib (sebelum makan). Alhamdulillah hingga esok pagi tidak muntah lagi.

Saya berikan juga Irfan minuman Isotonic Pocari Sweat botol sedang agar cairan di perutnya jadi tawar/netral. Harusnya sih diberi minum oralit. Namun Irfan tidak suka minum oralit meski ada yang rasa jeruk untuk anak kecil.

Namun agar aman, paginya saya beri minum Primperan lagi.. Alhamdulillah setelah itu muntahnya benar-benar sembuh.

Yang kita harus perhatikan adalah jajanan anak-anak yang kerap berbumbu tajam dan mengandung MSG seperti snack yang sering diiklankan di TV atau Mie Instan. Meski terbuat dari kentang, jagung, dan sebagainya, namun bumbu yang dipakai agar gurih dan disukai anak-anak itu sering mengandung MSG, perasa buatan, pewarna buatan, dan juga pengawet. Itu semua adalah zat-zat kimia yang sering berbahaya bagi anak-anak.

Departemen Kesehatan harusnya memeriksa dampak jajanan anak bagi kesehatan anak-anak khususnya Balita karena jajanan yang tidak sehat bukan hanya bisa membuat anak sakit, tapi juga ke rumah sakit dan bahkan ke liang kubur!


Catatan:

Tulisan ini bukan iklan obat Primperan. Tulisan ini dibuat tanpa sepengetahuan Primperan dan sepeser pun tak ada uang dari Primperan yang masuk saat ini. Mau coba obat/cara lain silahkan

7 Tanggapan

  1. Saya juga pernah mengalami hal yang sama pada anak saya. Intinya, begitu muntah yang pertama, langsung saya kasih minum hangat seperti teh. Kalau masih muntah, tetep aja kasih minum hangat dan biarkan semua muntahnya keluar. Pokoknya sampai habis, sampai capek dan tidur.

    Tetep aja saya tawarin minum, jangan makan – karena menurut saya makan malah bikin lambungnya kerja lagi. Indikasinya, kalo sudah tidur, lalu bangun dan BAB, berarti metabolismenya sudah normal lagi, dan saya belum kasih obat APAPUN.

    Kalo udah lebih dari 12 jam perutnya kosong dan masih muntah, baru kirim ke RS atau dokter. Tidak usah panik! Manusia bisa bertahan tidak makan-minum selama itu, kok… ingat waktu puasa, khan? Hanya saja jangan sampai kecapekan muntah. Biarkan tidur tiap kali selesai muntah.

    visit my other natural health tips at http://www.rumahherbalku.wordpress.com

  2. wah info yang sangat menarik, terima kasih banyak :)

  3. terkadang kalau pas anak muntah, panik yg lebih dulu keluar, sehingga cara untuk mengatasi muntahnya jadi bingung, thx infonya

  4. makasih atas informasinya..sangat berguna bagi yang punya balita

  5. Bagaimana dengan Vometa?Bukankah itu juga obat penghenti muntah?Tapi kok gak mau berhenti. Sejak 2 hari yg lalu sampe skrng sdh 4 kali anak saya muntah.

  6. @mama zaky: terkadang obat itu beda efektivitas/kemanjurannya. Sebagai contoh ada obat expectorant yang bagus, ada pula obat expectorant yang harganya murah, namun malah membuat badan jadi tambah sakit.

    Kalau Vometa saya belum pernah coba, jadi belum tahu kemanjurannya. Kalau Primperan, alhamdulillah keluarga saya termasuk anak saya yang berumur 4 tahun sudah pernah coba dan alhamdulillah sembuh meski pernah harus 3 kali minum (selang sekitar 4-6 jam).

  7. anak 10 bulan saya sudah 4 hari ini muntah muntah walaupun sudah di berikan obat (vometa) sampai mau habis belum juga sembuh, sekarang muntah dan BAB sampai hari ini saya mungkin saya akan coba primperan munah-mudahan sembuh…. dan anak saya bisa ceria kembali

Tinggalkan Balasan