Sepeda dan Mobil Listrik: Solusi Murah Penghematan BBM

Mobil Listrik Marlip

Dengan meroketnya BBM semakin besar pula pengeluaran untuk perjalanan anda. Bayangkan, jika sehari anda bepergian 40 km pulang pergi, jika memakai mobil anda harus mengeluarkan 4 liter bensin atau Rp 24 ribu sehari. Sedang untuk motor Rp 6.000. Dalam setahun anda menghabiskan Rp 11 juta untuk Mobil (lihat tabel bawah) atau Rp 3,3 juta untuk motor.

Yang jadi solusi untuk perjalanan dalam kota adalah kendaraan listrik. Ada sepeda dan mobil listrik. Untuk sepeda anda cukup mengeluarkan Rp 100 untuk setiap 10 km. Jadi anda hanya mengeluarkan Rp 400 jika naik sepeda listrik setiap hari atau Rp 144 ribu dalam setahun. Untuk mobil anda mengeluarkan rp 100 untuk setiap 1 km. Anda hanya mengeluarkan Rp 4.000 setiap hari atau Rp 1,44 juta dalam setahun. Anda bisa menghemat Rp 8 juta lebih setahunnya!

Sepeda ListrikAnda selain hemat biaya bensin juga hemat ongkos oli, SNTK dan juga SIM (karena sebagian sepeda listrik tidak perlu pakai itu). Padahal untuk STNK dan SIM saja sudah ratusan ribu rupiah kan? Aa Gym pakai sepeda listrik Betrix meski kontur Daarut Tauhiid di Geger Kalong agak turun naik.

Kecepatan untuk sepeda listrik bisa mencapai 40 km/jam. Sementara untuk mobil listrik yang murah (Marlip/Reva) sekitar 80 km dengan jangkauan sekitar 80 km. Kalau mobil listrik (Molis) yang mahal seperti Tesla bahkan sampai 201 km/jam. Untuk jangkauan, mobil listrik umumnya sekitar 80-120 km. Tapi yang sampai 640 km juga ada.

Tabel Perbandingan Biaya Operasional dalam setahun

Asumsi mobil dianggap 1 liter=10 km, motor=1:40, jarak 40 km, pakai Premium Rp 6.000/liter

Kendaraan

Bensin

Oli+Servis/Aki

Listrik

STNK+SIM

Total/thn

Sepeda Motor

2,190,000

600,000

500,000

3,290,000

Sepeda Listrik

350,000

146,000

496,000

Mobil

8,760,000

1,200,000

1,200,000

11,160,000

Mobil Listrik

350,000

1,460,000

1,200,000

3,010,000

Bagaimana kalau mogok karena akinya habis? Lah kalau naik sepeda motor/mobil mogok atau kehabisan bensin kan lebih repot mendorongnya. Kalau sepeda listriknya ada genjotannya seperti di gambar, anda tinggal genjot. Jika kecepatan genjot anda 15 km/jam dan jarak kantor-rumah anda 15 km, dalam 1 jam sudah sampai! Pilih sepeda listrik yang ada genjotannya.

Mengenai harga untuk sepeda listrik antara Rp 2 juta – 6 juta. Ada pun mobil listrik antara Rp 60 juta sampai milyaran juga ada…:)

Lama waktu charge untuk molis Reva 2,5 jam (80%) dan 8 jam untuk 100% full.

Mengenai kekuatan kendaraan listrik, jangan diragukan lagi. Pernah naik KRL (Kereta Api Listrik) Jabotabek? Nah itu pakai listrik. Mampu menahan beban berat dengan kecepatan tinggi dan tanpa suara bising.

Saran saya ketimbang ribut mengenai ratusan trilyun rupiah, pemerintah lebih baik memberikan dana Rp 2 trilyun setahun bagi pengembang sepeda dan mobil listrik karena mereka terbukti berjasa menghemat BBM sehingga industri sepeda dan mobil listrik bisa lebih berkembang.

TeslaRoadster

Sepeda Listrik:

http://www.betrix.co.id/productlineup.php

http://www.sepedalistrik.com

http://www.trekko-vtb.com

Mobil Listrik:

http://www.marlipev.blogspot.com

http://en.wikipedia.org/wiki/Electric_car

Reva, mobil India yang terbanyak penjualannya sampai ke Inggris

www.revaindia.com

Mobil Listrik Reva

30 Mobil listrik siap merajalela

http://venturebeat.com/2008/01/10/27-electric-cars-companies-ready-to-take-over-the-road

Tesla: Mobil listrik dengan kecepatan 201 km/jam dan jangkauan 362 km sekali charge. Harga US$ 109.000,-

http://en.wikipedia.org/wiki/Tesla_Roadster

Marlip: Mobil Listrik Indonesia

http://masrahmarlip.blogspot.com/

5. Teknologi mobil listrik (banyak yang meragukan kemampuannya tidak sama dengan mobil konvensional):

a. Propaganda yang dibesar-besarkan :

1. Mobil listrik tidak bisa lari kencang, alias lelet : Bohong!, membuat mobil listrik menjadi kencang adalah teknologi yang mudah. Justru saat ini mobil tercepat didunia adalah mobil listrik (baca tesla roadster yg dibatasi produksinya hanya 1 unit dlm 1 minggu itupun dijual mahal, mobil ini bisa melaju 200 km/jam)

2. Mobil listrik tidak bisa jalan jauh, alias repot isi ulang listrik. Hati-hati ! Ini juga propaganda, (baca : mobil listrik kreasi mahasiswa di LN bisa sampai 340 km jarak tempunya), emangnya ada yang kuat naik mobil lebih dari 8 jam tidak berhenti sama sekali. Mobil BBM juga kan harus diisi BBM. Kenapa kalau listrik dianggap repot kalau mengisi ?

3. Mobil listrik Pengisian Ulang Energinya Lama , harus nunggu lama, Ini juga info menyesatkan !. Pengisian ulang energi listrik di Power Station (seperti pom bensin) Cuma butuh bisa 2,5 menit sampai 25 menit. Dengan penjualan energi sama seperti jual gas dalam tabung gas, yakni energi listrik disimpan dalam aki bisa dibeli energinya saja tabungnnya miliki produsen aki (jika molis pake aki),

4. Mobil listrik tidak bisa kena Air : Ini info yg sangat menyesatkan!!!. Orang tidak akan pernah membuat kapal selam kalau tidak ada system tenaga listrik. Banyak mobil-mobil yang bisa menyelam kedalam air hanya bisa pake penggerak listrik (baca: squab concept, Geneva motor show)

5. Aki mobil listrik menyebabkan polusi : wah lagi2 menyesatkan. Aki bisa dibuat ramah lingkungan, aki bisa didaur ulang, aki gel tidak pake air, technology storage buat mobil listrik sudah maju dan tinggal pilih (baca : LIPI bikin Lithium-ion batterai)

6. Mobil listrik Mahal : siapa bilang???.. mobil listrik bisa jadi mobil murah, komponennya lebih sedikit dan tidak rewel, bengkelnya juga bersih alias tidak ada oli dan jarang rusak. Justru karena , komponennya lebih sedikit dan tidak rewel inilah sehingga industri otomotif tidak tertarik. Harganya bisa lebih murah dari mobil konvensional.

41 Tanggapan

  1. Sumber energi listrik sendiri asalnya dari mana? Dari mana lagi kalau bukan dari sumber energi lain baik yg terbaharukan ataupun yg berasal dari fosil.
    Hati-hati, jangan terjebak pada pencarian solusi yang singkat dan sederhana.
    Ada baiknya perlu dipikirkan suatu kerangka besar berpikir untuk lepas dari segala “jeratan” ini.
    Singkat kata, kalau untuk transportasi dalam kota, sudah saatnya (krn sudah sangat terlambat) utk dibangunnya suatu sistem transportasi yg cepat, mampu menampung orang banyak dan nyaman (mobil listrik hanya akan menambah kepadatan jalan), tidak saja utk di Jakarta tetapi di kota2 lain.
    Tetapi sebelum hal ini dilakukan, pembangunan (bukan pembangunan mall lho..) di daerah juga harus pesat (utamakan produk pertanian bila tanahnya memang subur, galilah potensi ekonomi daerah, tapi jangan menggali batubara hanya utk dijual), sehingga tdk menutup kemungkinan orang2 Jakarta/kota besar lain suatu saat kelak akan pindah ke daerah dan akan bangga menjadi petani atau peternak.

  2. Bu Maissa, BBM itu cuma 30% dari sumber energi yang digunakan PLN.
    Ada banyak Energi Terbarui / Renewable Energy (silahkan digoogle) yang bisa dan sudah dipakai PLN. Contoh sumber Energi terbarui itu adalah matahari, angin, air, dan panas bumi (geothermal). Jadi tidak harus tergantung dari BBM. Biayanya jauh lebih murah dari BBM.

    Silahkan pelajari di sini:
    http://en.wikipedia.org/wiki/Renewable_energy
    http://id.wikipedia.org/wiki/Tenaga_angin
    http://id.wikipedia.org/wiki/Kategori:Energi_terbaharui

    Contohnya PLN sudah menggunakan PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) seperti di Jatiluhur, Kedungombo, Saguling, dsb.

    BBM selain mahal, serinng naik dan menyengsarakan rakyat, juga dalam 10 tahun lagi akan habis. Jadi ketimbang menghabiskan uang ratusan trilyun rupiah tiap tahun untuk BBM, lebih baik pemerintah menyisihkan puluhan trilyun rupiah untuk menambah pembangkit tenaga listrik dengan energy terbarui.

    Mengenai angkutan massal kalau pakai BBM tetap mahal. Sebagai contoh saya yang rumahnya di Jakarta Timur dan kantor di Jakarta pusat, naik mikrolet dan Kopaja saja habis Rp 8.000 setiap hari atau Rp 168 ribu sebulan. Kalau yang rumahnya di Pondok Gede atau Bekasi mungkin lebih besar lagi. Belum harus desak-desakkan. Nah kalau wanita kan kasihan kalau harus dempet-dempetan dengan yang lain.

    Tapi memang idealnya angkutan massal yang memakai listrik ditambah seperti KRL (Kereta Listrik) dan jalurnya diperbanyak sehingga bisa massal dan murah.

  3. Artikel di blog ini sangat bagus dan berguna bagi para pembaca. Agar lebih populer, Anda bisa mempromosikan artikel Anda di infoGue.com yang akan berguna bagi semua pembaca di seluruh Indonesia. Tersedia plugin / widget kirim artikel & vote yang ter-integrasi dengan instalasi mudah & singkat. Salam Blogger!

    http://otomotif.infogue.com
    http://otomotif.infogue.com/sepeda_dan_mobil_listrik_solusi_murah_penghematan_bbm

  4. Tahun lalu saya sudah berencana membeli motor listrik merek emoto keluaran modern group. Sayangnya tidak ada dealer/servis di Jakarta Selatan, sehingga harus ke Mangga Dua atau langsung ke pusatnya di Jakarta Timur.

    Tahun lalu bukan masalah hemat BBM topiknya, tapi lebih ke topik pemanasan global. Kendaraan bertenaga listrik (sepeda listrik, motor listrik, KRL, dsb) akan mengurangi polusi dari kendaraan di perkotaan.

    Secara operasional motor listrik juga lebih hemat. Sayangnya motor listrik masih payah di tanjakan yang panjang (ada yang menginformasikan untuk naik fly-over masih kuat). Jadi lebih cocok untuk daerah berkontur relatif datar seperti Jakarta atau Bekasi.

    Apa sudah saatnya ojek di komplek perumahan pake motor listrik? :-)

  5. Barangkali saat ini yang tepat adalah solusi jangka pendek dulu kita pikirkan. Bagaimana menyelamatkan keuangan negara tanpa menyengsarakan rakyat.
    Mobil dan motor listrik adalah solusi tepat guna untuk saat ini dan masa depan. Ada banyak keuntungan jika kita mau memaksimalkan kedua kendaraan ini.
    1. HEMAT. Misal: Anggap saja pemerintah mau mensubsidi Rp. 1000.000,- untuk 200.000 unit sepeda listrik untuk menggantikan sepeda berBBM, 1 unit bisa menghemat 0.5 liter BBM sehari, berarti ada 100.000 liter bisa dihemat x 1 bulan(30 hari) = 3000.000 liter. Dengan asumsi harga minyak $130 berarti 1 ltr = 1 dolar = Rp. 9.300,- berarti pemerintah sudah menghemat Rp.27,9 Milyar/bulan. Bisa untuk nambah dana BLT kan?! jadi pemerintah harus keluar dana dahulu untuk mengirit konsumsi janka menengah dan jangka panjang.
    2. RAMAH LINGKUNGAN. tidak usah dibayangkan seperti apa Jakarta pas jam padat. Dalam satu lampu merah saja macetnya sudah berkilo-kilo berapa BBM di buang sia-sia, berapa asap yang masuk paru-paru kita?
    3. EKONOMIS. Motor listrik memang perlu nge-charge tapi berapa watt yang dikonsumsi tidak lebih dari berapa biaya kita menyetrika baju.

    PLN mau menghemat? matikan lampu penerangan jalan 4 hari menjelang BULAN PURNAMA dan 2 hari setelah. itu setara dengan 24 jam Hari Raya Nyepi di Bali yang mematikan listrik 1 malam hari bisa menghemat 24 Milyar.

  6. wah kayaknya menarik juga tuch motor listrik


  7. AYO LAH KITA MERAMEKAN KOMUNITAS “Axxyc.com”

    (Komunitas Indo, ngak perlu register)

  8. alhamdulillah, senang kalau sisi ini masih ada yang mau membahas. Yang mengerikan dari BBM itu dampaknya ke lingkungan.

  9. kabarnya sepeda/motor listrik kabarnya gak bisa kena banjir yah???

  10. jujur begitu ngedenger kata sepeda dan mobil listrik, yang kebayang mah horornya situasi pas banjir (kesetrum semua deh hehehe).

    Kendaraan listrik ini bisa jadi alternatif solusi sementara untuk krisis energi (solusi jangka panjangnya ya, benahi transportasi sampai ke ujung2nya – antara lain, perbaiki sarana jalan, hilangkan pungli liar, pembatasan ijin trayek kendaraan umum, pembangunan jalan2 baru dan Mass Rapid Transport seperti kereta api, dll, dst)

  11. Kalau mobil dan sepeda motor kena banjir juga mogok…:) Yang penting tidak kena air.

    Sepeda listrik sudah cukup lama digunakan (misalnya oleh Aa Gym). Listrik itu kan bukan hanya di sepeda listrik, tapi sepeda motor biasa dan mobil pun ada untuk menyalakan lampu, AC, dsb. Mobil bahkan ada baterainya (aki) juga.

  12. Oke lah kalau pake tenaga listrik tapi cost and benefitnya gimana? cara perhitungan saving kendaraan listrik vs kendaraan dengan oil basisnya apa… Contohnya ada beberapa produsen mobil mengklaim mobilnya hemat BBM sekian persen ternyata setelah dibeli dan dipakai persen savingnya tidak segitu banyaknya, karena banyak ketentuannya ternyata misalnya kalo tidak pake ac, kalo jalan tidak macet dsb dsb…
    Saya setuju kalo solusi adalah perbaikan transportasi saja tapi kalau untuk orang per orang kendaraan listrik bisa jadi solusi paling ok.. tapi untuk kepentingan umum benar kata Bu Maissa hanya menambah kepadatan jalan…

  13. Itu sudah apple to apple bu Inge. Kalau motor kan sama2 tidak pakai AC. Kalau mobil sama2 pakai AC. Untuk Reva malah ada AC+Heater. Biayanya pun cuma Rp 88/km tapi saya bulatkan jadi Rp 100/km.

    Kalau menunggu perbaikan transportasi pada pemerintah selain belum tentu didengar juga bisa lebih dari 3 tahun baru bisa. Apalagi sekarang transportasi diserahkan ke swasta. Dengan membubungnya harga BBM, transportasi umum jadi mahal dan merugi.

    Kalau mobil seperti kijang dikonversi jadi mobil City Car macam Reva atau Marlip yang besarnya kurang dari separuhnya, justru kepadatan bisa dikurangi jadi separuhnya.

  14. kalau modelnya di perbaharui boleh juga tuhhh

  15. siapa bilang motor listrik nyetrum . dasar gk makan bangku STM

  16. menurutku antara mobil listrik vs bbm tidak perlu di perdebatken lagi.

    mulai aja dengan mbuka link-link berikut, kemudian angkat mesin BBM di mobil anda da gati dengan motor listrik :)

    http://www.e-volks.com
    http://www.electroauto.com
    http://www.eaaev.org
    http://www.cloudelectric.com
    http://www.everything-ev.com
    http://www.evfinder.com
    http://www.evalbum.com
    http://www.evconvert.com

  17. imho:
    antara mobil BBM vs mobil listrik tidak perlu di perdebatken.
    kalo memang ingin mengurangi kontribusi pemanasan global maka pakelah mobil listrik.
    kalao ada kekuranganya ya di improve sendiri. semisal kecepatan.dll tokh mobil bbm-pun dulu kecepatanya juga rendah.

    cara mengkonversi mobil bbm ke mobil listrik silahken ke link berikut http://evconvert.com

  18. sy setuju sekali jika pemerintah mau mensubsidi motor listrik, dari pada bagi2 BLT yang belun tentu tepat sasaran.supaya dapat memberi memberi dapak yang sangat besar sekali

  19. gw yakin pasti, overall….motor or molis lebih hemat dan lebih menyehatkan bagi bumi kita…
    but..gmn kl bycicle,…paling hemat dan paling menyehatkan…=)
    so tinggal pilihan aja kan bung….

  20. Di sekitar rumah, misalnya ngantar anak sekolah atau ke taman saya pakai sepeda. Tapi kalau sudah jauh / lewat jalan raya agak ngeri juga kalau kesenggol metromini atau mobil lainnya.

    Indonesia harus membuat jalur khusus untuk sepeda seperti negara2 di Eropa (mis: kota Jenewa)

  21. He..he.. kalo dibikinin jalur khusus gak usah pusing, 5km jarak rumah kantor, gue rela nggenjot.

    Orang kita sekarang kan manja-manja. kewarung sebelah aja pake motor. jadi paling praktis ya itu motor listrik. kekantor yang jaraknya tak lebih dari 7 kilo, antar jemput sekolah anak, belanja ke pasar pake molis berarti sudah membantu pemerintah mengurangi konsumsi bbm dan menyelamatkan bumi + uang bensin bisa buat belanja dapur :)

  22. Ngomong-ngomong, kabar terbaru perkembangan Marlip gimana yach?

  23. Tanya pak Masrah saja di: http://masrahmarlip.blogspot.com

  24. Nampaknya Pak Masrah sudah ‘pasrah’ Pak! Kasihan mobil listrik kita.

  25. Iya, dengan produksi 1 juta barrel per hari (bph) dan setahun 365 juta bph dengan harga jual Rp 6.000/liter industri perminyakan mendapat Rp 348 trilyun per tahun dari penjualan BBM. Itu adalah uang rakyat.

    Dengan uang sebesar itu mereka bisa mempengaruhi banyak pihak untuk mematikan industri mobil listrik. Tapi saya sudah coba kontak pak Masrah untuk membantunya. Minimal dengan memberikan link ke situs molis pak Masrah di situs ini dan situs milik saya lainnya. Mudah2an bermanfaat.

    Untuk menghemat uang sebesar Rp 300 trilyun/tahun, seluruh rakyat Indonesia harus mendukungnya.

  26. Bagusnya lagi, ada produsen yang buat bycicle yang diberi mesin listrik, jadi agak beda dengan sepeda listrik sekarang yang lebih mirip skuter yang diberi mesin listrik. keuntungan bycicle yang diberi mesin listrik ini lebih mudah mengayuhnya dan lebih aerodinamis, sehingga diharapkan melaju lebih cepat

  27. Saya sudah pakai sepeda motor listrik. Sudah ada juga komunitas milis motor listrik. Ada yang sudah pakai untuk kerja p.p. Cinere-Mampang dan Tambun-Pasar Baru. Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, kami sudah berani mulai. Bagaimana dengan anda?

  28. kalau saya suka bersepeda GL (genjot langsung). tidak pakai bbm, tanpa listrik, murah harganya, murah perawatannya, sehat badan. setuju????

  29. Test…. Rupanya postingku sebelumnya dihapus admin?

  30. Memang sih kalau postingnya kasar (misalnya ada bonbinnya) dihapus.
    Tapi itu tidak kasar.

    Cuma berhubung bloggernya amatiran, ya tidak setiap hari checking dan approve komentar yang masuk. Memangnya kita digaji khusus untuk itu…??? :)

    Saya kalau di sekitar rumah juga pakai sepeda genjot. Cuma karena jalan agak ramai ya harus tetap “waspada” agar tidak ketabrak motor/mobil…:)

  31. Oh maaf Pak Agus Nizami! Saya pikir anda memang digaji untuk nongkrongi blog ini dan approve semua comment :-)

    Maklum sayanya yang agak awam… sebab setelah tulis comment sudah muncul, tapi dibuka di komputer lain kok tidak muncul.

    Tanpa mengurangi rasa hormat kepada rekan2 yang hobi ber GL ria (Genjot Langung? :-) ), kita kembalikan ke topik soal mobil dan motor listrik. Artinya saya sudah merasakan sepeda motor listrik yang cukup nyaman, walaupun yang masuk Indonesia belum setangguh motor bensin. Dengan mengukur tingkat kebutuhan kita masing2 akan transportasi sehingga syukur2 bisa beralih ke kendaraan non BBM, sebetulnya kita bisa turut berperan dalam penghematan BBM dan mengurangi dampak global warming.

    Sekarang tinggal menunggu diluncurkannya mobil listrik – sebagai kendaraan dalam kota asalkan tidak mahal (karena mendapat insentif pengurangan pajak misalnya) – tentu banyak juga yang berminat – seperti saya :-)

  32. wah saya berminat tuu beli sepeda listrik.. tapi ortu blom setuju nihh..
    padahal mo beli betrix sky.. kayanya bagus.. :D

  33. Kalau pakai kendaraan listrik jangan lupa dikasih bunyi buatan/kriningan. Soalnya karena tidak ada suaranya, orang tidak tahu ada kendaraan listrik sehingga bisa tertabrak.

  34. Kalau terlalu silent, pasang saja MP3 player suara deru mesin yg di looping, supaya org menyangka motor gede lewat!

    Mobil & motor listrik belum disetujui secara politik, karena akan merugikan pihak pengusaha SPBU. Kecuali kalau baterai kering bisa diregulasi: harus pakai milik “pemerintah”, dan hanya bisa diisi ulang/ditukar di SPBU mereka. Nah setelah itu barulah mobil/motor elektrik menarik utk disubsidi, diberi insentif, digalakkan, dsb oleh “pemerintah”. It’s all about Power and Control. Kalau setiap warganegara ngisi sendiri “bensin”nya di rumah, rugi dong BUMN energi (BBM & BBG) kita?

  35. Saya barusan beli motor listrik emoto dan merasakan manfaatnya. Dengan banyaknya masukan ini, saya semaki8n tertarik saja untuk mengkampanyekan motor listrik.

  36. Juni 2007 lalu akhirnya saya beli Emoto tipe renza. Sebelumnya cape jug amikir2 beli atau tidak. walaupun harganya cum 6 juta saat itu di medan.
    Sd saat ini itu emoto masih oke punya. dipakai anak saya ke sekolahan. kadang saya pake juga ke kantor buat tebar pesona eh tebar wacana tentang green environment…
    Ini beberpa witnes dari saya:
    1. Daya angkut 150 kg mampu mencapai jarak tempuh 45 km, jalan di kota yang macet. gas lalu rem dst nya. baterai masih belum low bat abis. kalo sdh low bat dia ga bisa di gas normal.maks. lari 10 dan ndut ndut an . mati hidup.
    2. Daya tanjak sepanjang tanjakan 450 meter (fly over) start dari jarak 600 m kecepatan pada 55 km per jam( speedonya gak benar nih, saya duga paling 35 km/jam) tanjakan 15 derajat dgn beban 150 kg pada puncak fly over (jalan sudah datar) kecepatan nya 40 km/jam (ingat spedo yg ngawur)
    3. service spare part di medan bagus kok, karena distributornya rela melakaukan kanibal kalo stock spare partnya kosong.
    4. kerusakan kaya nya belon pernah tuh. kecuali tabrakan udah 2 kali, setangnya lari dan bengkok, dibawa ke tukang press setang sepeda motor, bayar cuma 20.000. ganti bodi, ganti alas kaki, harga spare partnya sesuai list dari pt. honoris modern
    5. pengen beli satu lagi yang tipe xenos ya? cuma belum muncul di medan
    6. di setop polisi dua kali, dia nanya stnk, saya bilang ga ada pak, karena ini ga punya knalpot dan kecepatannya cuma 25 km/jam( sambil dalam hati ngomomg itu kalo beban nya 200kg pak dan mampu sd. 55 km jam kalo jalannya menurun pak) eh malah bapak polisi nya ikut bertanya belinya dimana harga nya berapa. getu loh. anak saya tetap pake helm lok kalo naik emoto.
    7. dah gitu sja…

  37. wah asyik … ada sepeda listrik untuk pergi ke sekolah. jalan ke sekolahku naik turun, kalau tanpa listrik kakiku jadi pegal-pegal. tapi dengan adanya sepeda listrik ini aku jadi ngga pegal lagi bila di tanjakan (naik)

  38. Adik saya, punya motor listrik baru, tapi karena dia dinas di luar kota. Motor tsb tidak digunakan selama kurang lebih setahun. Ketika mau digunakan lagi, ternyata batere sudah dirusak (tidak simpan simpan energi lagi ketika dicharge).
    Menurut mekanik sih harus diganti, dan kemarin seharusnya setiap 3 bulan sekali walaupun tidak digunakan, harus tetap digunakan.
    Sekarang kalo mau normal lagi harus beli aki kering 3 buah @ 300ribu.
    Wah lumayan juga hampir 1 juta untuk aki aja.
    Akhirnya dia pake itu motor listrik itu untuk keperluan jarak deket aja dengan hanya digotel. Tapi kerasa-nya gotel lebih berat dibanding gotel speda biasa.
    Ada tips biar gotel-nya lebih ringan ? Apa harus dicopot aja dinamo motor-nya? apa bisa ya ? Makasih banyak atas informasinya :)
    Lestari

  39. saya copy paste ya artikel mengenai mobil listriknya ke http://info-citraraya.blogspot.com

    danke
    @ndre

  40. mohon keterangan atau yang sudah berpengalaman modifikasi VW kodok dengan tenaga listrik, kira2 beaya modifikasi berapa? bengkel yang bisa modifikasi dan ijin penggantian mesin ke polisi bagaimana? wassalam dan terimakasih banyak. Sudarsono.

  41. Masih bagus kalau bisa diontel,saya pakai e-motto vip belum 2 tahun akinya sudah tekor,dan mau ganti baru katanya hargaRp. 1.700.000,- lebih mahal dari yg @ 300.000,- akhirnya e-motto jadi hiasan.

Tinggalkan Balasan