• Beranda
  • Tentang Kami

Info Indonesia

RSS Entri | Comments RSS
  • Click to join ekonomi-nasional

  • Top Posts

    • Pemindahan Ibukota Negara Indonesia dari Jakarta
    • Mobil Murah dan Irit Buatan Indonesia
    • Cara Mencegah dan Menyembuhkan Penyakit Asma
    • SMU Mana yang Banyak Preman dan Sering Tawuran?
    • Bahaya Mie Instant: Usus Dipotong dan Kanker
    • Skandal Seks Pejabat - Memakai Uang Rakyat untuk Maksiat?
    • Pengobatan Wasir Tanpa Operasi oleh Prof Bafar
    • Dimejahijaukan, Ambil Tiga Biji Kakao Senilai Rp 2.100
    • Resep Masakan Otak-otak Ikan Tenggiri
    • Foto-foto Anak Korban Busung Lapar di Indonesia
  • Tulisan Terakhir

    • UAN Perlu Tapi Jangan Menentukan Kelulusan
    • Kejahatan di Angkutan Umum (Mikrolet, Bis, KA, dan Metromini)
    • Mobil Baru: 70% Lebih Murah Dari Tata Nano
    • Hentikan Menjual BUMN Strategis kepada Asing
    • Jaksa Agung Hendarman Supandji Minta Rp 10 Trilyun untuk Bersihkan “Markus” (Makelar Kasus)
  • RSS Milis Ekonomi Nasional

    • Fw: Ogan Ilir Membara : Dor Dor Dor 13 Warga Tertembak
    • Top File : Dari Rekaman Audio di MK, Laporan Tim 8 Hingga BPK
    • Kompak Kerahkan 100 Ribu Orang 9 Desember, Nilai SBY Paranoid - Hari
    • SBY Perketat Izin Periksa Pejabat
    • KOPERASI-KOOPETITIF INDONESIA (2)
  • Meta

    • Masuk log
    • RSS Entri
    • RSS Komentar
    • WordPress.com
  • Blogroll

    • Media Islam
    • Syiar Islam
    • WordPress.com
    • WordPress.org
  • Ekonomi Rakyat

    • Jurnal Ekonomi Ideologis
    • Jurnal Ekonomi Rakyat
    • Komite Penyelamat Kekayaan Negara (KPK-N)
    • Pengembangan Ekonomi Rakyat
  • Media Massa

    • Koran Internet
  • Situs Pejabat Negara

    • Anton Apriyantono
    • Marwan Batubara
    • Susilo Bambang Yudhoyono
  • Web Hosting

    • Master Web
  • Komentar Terakhir

    Info Indonesia … di Pemindahan Ibukota Negara Indo…
    defield di Pemindahan Ibukota Negara Indo…
    Panda™ di Pemindahan Ibukota Negara Indo…
    tagiv di Pemindahan Ibukota Negara Indo…
    angeline di Bahaya Mie Instant: Usus Dipot…
  • Recent Readers

    View My Profile View My Profile View My Profile View My Profile View My Profile
    View Entire Community Provided by MyBlogLog
  • Web Hosting

  • Indonesians

Tips Mendirikan BMT yang Untung

Posted on April 23, 2008 by nizaminz

Banyak kita baca di media massa BMT (Baitul Maal wa tamwil) yang merugi dan berguguran. Itu selain karena pengurus kurang profesional dan amanah juga karena strategi yang digunakan keliru. Misalnya pinjaman diberikan untuk pinjaman konsumtif seperti kredit motor. Padahal harusnya untuk pinjaman produktif sehingga bagi hasil bisa berjalan dan dinikmati.

Selain itu pola Grameen Bank yang berhasil memberikan pinjaman tanpa agunan tapi tingkat pengembaliannya tinggi juga bisa ditiru. GB hanya memberikan pinjaman tanpa agunan pada kelompok yang terdiri dari 5 orang. Pinjaman pertama untuk 2 orang. Setelah lunas pinjaman diberikan pada 2 orang berikutnya. Setelah lunas lagi baru diberikan pada yang terakhir. Setiap peminjam harus menabung sejumlah kecil uang.

Berikut bagi pengalaman yang diberikan oleh pak Ediyus di Riau yang berhasil mengembangkan BMT dari modal Rp 100 juta hingga menjadi Rp 3 milyar!

BMT secara badan hukum harus berbentuk koperasi, dalam prakteknya BMT di-awasi oleh PINBUK, sebagaimana juga koperasi pada umumnya, maka para pendiri diperbolehkan mempunyai hak-hak khusus. Mungkin untuk kriteria pendirian lebih baik bertanya langsung pada PINBUK, karena pada prinsipnya PINBUK tsb sama setiap daerahnya.

Dalam AD/ART, sebaiknya kita harus benar-benar membuat batasan tegas agar BMT tsb benar-benar berjalan sesuai dengan Syari’ah, biasanya poin yang sangat rentan adalah masalah bentuk-bentuk dan tatacara peminjaman, serta kemana dana yang dipinjamkan tsb digunakan.

Juga untuk mengantisipasi masuknya ide sekuler, maka pada AD/ART nya BMT yang akan dirikan, sebaiknya dibuat dipasal tentang hak suara… yaitu hak suara antara Anggota Istimewa dan Anggota Biasa… anggota Istimewa tadi yaitu para pendiri dan atau yang memiliki dana yang besar di BMT, memiliki hak suara lebih…. nah, jika ada anggota baru mau memasukan dana yang cukup signifikan, maka perlu persetujuan Anggota Istimewa tadi… Dan jangan lupa untuk menambahkan bahwa ide/usulan dari anggota, baru akan dijalankan setelah mendapat legalisasi dari dewan syariah…. dewan syariah biasanya terdiri dari alim ulama yang mengerti tentang bisnis Islami….

Karena berbentuk koperasi, tentunya modal awal BMT tidaklah besar, maka sebaiknya BMT didirikan disekitar pasar, karena sektor inilah yang paling menunjang pertumbuhan BMT. Kita bisa memberikan pinjaman dengan sistem mudharabah pada pedagang kecil, yang insya ALLAH bisa dihitung keuntungannya harian, jadi mereka bisa setor harian. Lagi pula BMT juga bisa mengeliminisir ijon atau rentenir. SubhanaLLAH, BMT Bina-Swadaya yang berada di Duri-RIAU, yang tadinya hanya bermodal sekitar 100Juta, saat ini sudah mengelola sekitar 3-milyar.

Sebaiknya BMT diarahkan pada pinjaman produktif, ketimbang konsumtif, banyak kegagalan terjadi ketika BMT tsb diawali dengan kegiatan konsumtif seperti pendanaan pembelian barang (sepeda motor, HP, perabot, dll), karena harta-harta yang dibelikan tsb kemungkinan besar tidak menghasil nilai tambah dari segi ekonomi.

Lain halnya dengan pinjaman produktif, pihak BMT bisa memberikan pasal, untuk memberi-hak pada BMT untuk ikut campur-tangan dalam proses usaha, agar usaha tadi tidak jatuh. Tentunya BMT harus mengeluarkan ekstra effort untuk melakukan pembinaan mereka, namun hal tsb-lah nilai plus BMT, sehingga insya ALLAH kedepannya BMT bisa mencetak pribadi-pribadi muslim yang mandiri yang cekatan dalam berbisnis. Dan bisa mengangkat martabat mustahik menjadi muzakki, insya ALLAH.

Hmmm, mungkin segini dulu Akhi…. Afwan jika uraiannya kurang nyambung, jika ada pertanyaan lanjutan silahkan, insya ALLAH jika ana bisa menjawab akan ana jawab, jika tidak akan ana refer ke-teman yang lebih ahli.

Wassalaammu’alaykum wa rahmatuLLAHI wa barakatuh,

Ediyus Hz

Contoh AD/ART BMT

Contoh Pola Bagi Hasil BMT dengan Pedagang/Pengusaha

Pinjaman modal ke tukang sayur

Pinjaman Rp 100.000

Penjualan= Rp 150.000

Biaya bahan baku dan operasional: Rp 100.000 (komponen biaya dimusyawarahkan antara pedagang dengan BMT)

Untung = Rp 50.000

Bagi hasil antara pedagang dengan BMT = 80:20

Pinjaman Rp 100.000 adalah modal yang harus dikembalikan selama 20 hari sebesar Rp 5.000/hari. Selama belum lunas, Bagi hasil terus berlaku sebelum peminjam dinyatakan default/tak mampu bayar (misalnya setahun). Bagi yang pinjaman macet karena malas/curang tidak akan dapat pinjaman lagi.

Jadi bagi hasilnya dari keuntungan Rp 50.000, pedagang dapat Rp 40.000 dan BMT dapat Rp 10.000.

Selain itu BMT dapat pengembalian modal Rp 5.000/hari hingga modalnya kembali semua.

Dalam 20 hari penerimaan BMT adalah Rp 15.000 x 20 = Rp 300.000

Meski dalam kurang sebulan BMT mendapat lebih dari 300%, tapi ini bukan rentenir. Ini bagi hasil. Jika merugi, maka diteliti kerugiannya apakah karena force majeur atau hanya karena malas. Kerugian karena malas hanya ditanggung oleh pedagang sendiri.

Ini beda dengan Bank yang meski mungkin lebih kecil, tapi jika tidak dilunasi, untung/rugi, maka pinjamannya akan terus berbunga sehingga seluruh harta bisa disita.

Semoga lembaga Micro Finance seperti BMT yang tidak mencekik/tapi menguntungkan ini bisa berkembang sehingga lebih banyak lagi UKM yang bisa didanai.

:

Konsultasi Pendirian BMT dengan pak Ediyus dan ibu Meidianawati

Rumah dekat pasar, ini sudah menjadi modal awal yang sangat menentukan.BMT itu badan-hukumnya adalah koperasi, dan pengelolaannya sama persis dengan koperasi, cuma dikelola dengan cara syari’ah…. Yaitu menghilangkan sistem bunga. Cara pendiriannya yaitu via PINBUK.

BMT ini bisa saja dijalankan dulu, dan setelah itu melapor ke PINBUK….. Namun sebaiknya melapor dulu ke PINBUK baru jalan.

Tentunya sebelum pendirian perlu ada AD/ART-nya, perlu ada nama-nama pendirinya, dan modal awalnya.

Pendiri: minimal 20-orang

Modal awal: minimal 20Juta

Saran:

Sebaiknya jangan ada modal yang dominan, misalnya dari 20juta ada seorang yang memasukan modal 15juta…. Dikhawatirkan jika ada gesekan dengan pemodal besar tadi, lalu modal dicabut, maka kolaps lah BMT tsb. Sebaiknya distribusi modal rata.

Modal bisa saja terdiri dari uang tunai, atau harta lain yang dinilai dengan setara uang, misalnya: rumah sepupu Mba’ Meidy tsb, jika disetuju menjadi kantor BMT, bisa dinilai dengan uang seharga 5 juta modal untuk pemakaian selama 10 tahun…. Dst

Masalah pengelelolaan:

Dana yang akan diputar:

1. berasal dari Modal pendiri

2. berasal dari simpanan anggota (tabungan)

3. berasal dari syarikah (saham)

Kerjasama

1. Murabahah: jual beli kredit, dalam hal ini BMT sebagai pihak penjual

2. Mudharabah: pendanaan, cara ini dengan cara bagi hasil dari usaha, dimana BMT hanya sebagai pihak penyedia dana saja

3. Musyarakah: BMT dan pengusaha bersekutu dalam menjalankan usaha, termasuk modal dan tenaga manajemen usaha tsb

4. Ijaroh: Jasa/sewa, yaitu BMT membantu seseorang menyewakan fasilitas, seperti ruko, mobil dll

5. Kardul hasan: dana sosial yang akan digunakan untuk membantu orang-orang yang kemalangan, ini murni bersifat bantuan, biasanya dana ini terkumpul dari zakat para pengusaha yang berkerjasama dengan BMT, infaq, sadaqoh dll.

BMT yang berada disekitar pasar biasanya akan sering menggunakan sistem Mudharabah…. insya ALLAH sistem tsb lebih menguntungkan bagi pedagang ketimbang meminjam pada rentenir…. Umum-nya pedagang kecil tsb, memiliki resiko kecil untuk rugi, makanya sistem ini sangat menguntungkan bagi BMT dan insya ALLAH sangat dominan membuat BMT maju…

Mungkin itu saja sekelumit, jika ada pertanyaan insya ALLAH diskusi kita akan berkembang.

Wassalaam.wr.wb.

Ediyus Hz

DIarsipkan di bawah: BMT | Ditandai: Baitul Maal wa Tamwil, BMT

« Tidak Manusiawi: Indef Usul Naikan Harga Premium! Stop Kenaikan Harga BBM dan Kekeliruan Subsidi Langsung »

9 Tanggapan

  1. Mas Bambang Purnomo Sigit, di/pada April 28th, 2008 pada 3:04 am Dikatakan: r

    Terima kasih banyak atas informasi yang ada ini.

  2. ujang, di/pada Juni 14th, 2008 pada 1:53 am Dikatakan: r

    mas bisa bantu saya gak…
    saya minta bentuk dokumen-dokumen BMT dari mulai pencatatan sampai pelaporan keuangan.
    terima kasih ya… sebelumnya
    jika ada mohon dikim lewat email ini ya… (mangiyom@gmail.com)

  3. tohir, di/pada Juli 10th, 2008 pada 5:22 am Dikatakan: r

    ASALAMU’ALAIKUM WR WB.
    Bapak Nizamin yg saya banggakan terima kasih atas tips nya mengenai masalah BMT wa Tamwil setelah membacanya kami merasa tertarik dgan tuilisan bapak namun ada permintaan dari kami yaitu masalah sofcopy AD/ART nya untuk BMT kami minta di kirim via alamat email tohir@bandung.go.id, dikarenakan di masjid kami akan mendirikannya, atas kesedian bapak kami ucapkan terima kasih.

    wasalamu’alaikum wr wb

    Tohir latif

  4. m. adi nugroho, di/pada Agustus 26th, 2008 pada 6:53 am Dikatakan: r

    assalamualaikum,
    info yang bagus pak.
    kebetulan saya sedang mencari materi untuk diadakan seminar seputar peran BMT dalam pemberdayaan modal UMKM.
    didalamnya akan ditampilkan profil BMT yang sudah berhasil.
    Saya mo bertanya ke bapak, BMT mana yang sudah berhasil di Indonesia ini,atau yang disekitar Jawa barat. Ada atau tidak ya Pak?
    Terima kasih atas jawabannya pak.
    Tolong dibales ke email saya,terima kasih..

  5. M. Eko Nugroho, di/pada Oktober 27th, 2008 pada 1:05 pm Dikatakan: r

    Almkm..
    Pak, saya salut dengan artikelnya. Tapi yang saya masih bingung, bagaimana ya BMT bisa meyakinkan orang buat nabung? Kan tidak dijamin LPS?
    kalau tidak keberatan tolong dikirimkan via email ya Pak.

  6. Hengki, di/pada Desember 1st, 2008 pada 12:37 am Dikatakan: r

    Saya juga ingin memodali Pak..
    Kalau ada yang mau ikut saya mau serius..
    Untuk AD ART coba teman2 lihat di
    http://batak-monarchies.blogspot.com/2007/04/contoh-ad-art.html

    Semoga bermanfaat

  7. Banjar, di/pada Desember 11th, 2008 pada 4:29 am Dikatakan: r

    Kalau bisa segera dibuat BMT yang dapat diakses online. Jadi bagi mereka yang kebetulan kerja di LN bisa ikut nimbrung. Asal alamat dan semuanya jelas. Saya juga tertarik neh ikutan. Jadi anggota pendiri juga nggak apa-apa. Tapi saya sedang tidak di jakarta nanti ditnasfer aja. Kalau ada perkembangan mohon diinfokan di blog ini.

    Tnx

  8. hendi, di/pada April 29th, 2009 pada 1:22 am Dikatakan: r

    saya mo minta bantuan mas….
    saya minta contoh dokumen BMT dari awal sampai pelaporan keuangan…
    soalnya saya butuh referensi untuk pendirian dan pengelolaan BMT di Boyolali……..
    terima kasih ya mas…
    jika ada mohon dikirim lewat email saya ya mas.. (pantarlih_s3@rocketmail.com)

  9. oeban, di/pada September 28th, 2009 pada 5:24 pm Dikatakan: r

    klu daganganya ga abis gmna.n klu daganganya ga laku gmna?n klu yg pinjmnya trus sakit gmna

Tinggalkan Balasan

Klik di sini untuk membatalkan balasan.

  • geovisite
    geovisite
  • Blog Stats

    • 238,606 hits
  • RSS Media Islam

    • Paket Umroh 2010 Mulai US$ 1.480
    • Cara Islam Menegakkan Hukum dan Keadilan
    • Toko Buku Islam Online
    • Toko Busana Muslim Online
    • Video Gaza the New Holocaust
  • Kategori

    • APBN (1)
    • Banjir (2)
    • BBM (20)
      • Hemat BBM (2)
      • Kenaikan Harga BBM (3)
      • Pendukung Kenaikan Harga BBM (2)
    • Bisnis Prospektif (1)
      • BMT (1)
    • Download (5)
    • Ekonomi (32)
      • Neoliberalisme (3)
    • Hukum (10)
      • Jaksa (3)
      • Pengacara (1)
      • Polisi (5)
    • Humor (1)
    • Jakarta (6)
    • Keamanan (7)
    • Kejahatan (6)
    • Kekayaan Pejabat (3)
    • Kemandirian Nasional (7)
    • Kemiskinan (30)
    • kenaikan harga barang (1)
    • Kesehatan (12)
    • Makanan (4)
    • MES (5)
    • Pemborosan (7)
    • Pemimpin (3)
    • Pendidikan (10)
    • Penjajahan Ekonomi (11)
    • Pilkada (2)
    • Prestasi Indonesia (6)
    • Privatisasi (13)
    • SDM (1)
    • Sumber Daya Alam (22)
    • Tata Kota (1)
    • Teknologi (4)
    • Transportasi (11)
      • Mobil Murah (3)

Blog pada WordPress.com. Theme: Digg 3 Column by WP Designer